Monday, February 5, 2007

Day 3 - Hope of Deliverance

Pk 09.00 saya terbangun, karena terdengar suara istri saya di lantai bawah, sedang mengobrol dengan PRT, sejak 2 hari terakhir ini, kalau malam, rasanya panas dan lengket, heran kalau pagi itu dingin sekali, mungkin karena bawaan air banjir yang menyurut, waktu air sedang naik, wah itu hawa dingin bukan main, saya yang biasanya kuat hawa dingin aja, terpaksa pakai jaket.

Pk 09.30 saya makan pagi dengan istri, biasa... sayur kemarin plus nasi kemarin, hehe... yang penting sudah dihangatkan. hari ini saya membahas berapa galon air mineral yang akan di tukr dan pengalihan jerigen bensin.

Pk 10.00 saya kebawah, membantu PRT menyerok air pel-an yang tersisa. ada beberapa pintu yang sulit dibuka sejak kerendam air banjir, saya menyerah 1 pintu, karena kelihatannya kunci patah di dalam, nanti saya akan panggil 1 orang bangunan untuk membetulkn pintu tsb. Air turun dari garasi, tapi di taman masih menggenang, sampah mulai terlihat sana sini.

Pk 11.00 Bapak yang suka tukar galon datang, kumpul-2 saya dapat 10 galon kosong, lumayan, saya menitipkan uang Rp 200rb untuk tukar air galon dan beli bensin 1 jerigen.

Pk 12.00 Air Galon sudah datang, tapi bensin masih ngantri, sambil nunggu, saya baru sadar, si Bapak saya belum tanya-in namanya dari kemaren-kemaren. Namanya Pak Sigit, kerja di bengkel. Karena banjir bengkel nya tutup si Bapak ini nyambi. Wah, rajin yaa.., kalau orang-orang mungkin tidur-2an aja di rumahnya. Pak Sigit masih menawarkan bersih-2 rumah, sayasahut nanti pak, kalau air bener-2 sudah surut, trims ya paakkk... Setelah saya urus pembayarannya, saya kembali ke atas untuk makan siang.

Pk. 15.00 saya mengisi bak penampungan air dengan galon isi ulang. Wuiihh... 10 galon = 150 liter kali yah, yah lumayan lah, untuk masak, minum, mencuci dikit. Masak badan gak kunjung dicuci-cuci, main air banjiran ..?? Mmm.. saya sih kecil suka gitu, berkat dulu suka main air banjiran, saya dapat anugerah penyakit Eksim yang cukup lama, sembuhnya setelah bertahun-tahun kemudian, denger-2 ada yang bisa kena sipilis tanpa perlu "nakal" sebab kontaminasi air banjir ini mengandung banyak kuman, virus, bakteri dsb. Enggak lah, ntar anak saya jadi banyak masalah.

Saat ini saya sudah ngantongin premium 40 lt, lumayan stok untuk 3 hari ke depan sudah ada. Trus dari mobil juga sudah bisa dikuras lagi. Karena garasi sudah nggak ada genangan. Nah masalah sekarang di air bersih saja.

Hari ini tadinya saya rencana bersepeda dengan teman keliling sekalian belanja apa ada nya. Tapi batal karena jalan keluar kabarnya masih sepinggang, Saya berpikir kalau besok mungkin sudah bisa keluar jalan kaki bawa ransel untuk belanja apa adanya, misalnya tambah stok telor, supermie, kecap, Setidak nya 3 jenis ini anak saya bisa makan. Saya jarang menggoreng, biasa telor saya rebus saja pakai kecap, dan makan pakai nasi, atau supermie plus telor rebus / kocok. Kalau sudah ukuran sepaha, oke lah, kaki mah kotor pulang tinggal sikat. Kalau atasan lagi susah bersihinnya, hehe..

No comments: