Saturday, August 15, 2009

14-08-2009 : Saltwater Wells in My Eyes ....

Seminggu yang lalu saya amat senang karena di Internet saya memperoleh 20 CD lagu Love Songs yang dijuduli Moments of Love oleh pengirimnya. Tiap CD berisi sekitar 16 lagu Love Songs dari jaman tahun 50-an sampai tahun 90-an. Total berarti ada 320 lagu Love Songs dari 4 generasi, wah senang nya hati ini, hahaha...

Karena dirip dengan format 256 kbps, maka bagi saya besar file nya teralu boros, maka untuk saya masukkan ke iPOD saya saya recompress menjadi 128 kbps, supaya ukurannya normal untuk MP3 umum nya. Jadilah lagu-lagu itu menjadi teman hidup saya selama saya berkendaraan kemana saja. Karena iPOD sifatnya cukup portable jadi saya bawa-2 iPOD nya, colok via cassette adapter ke tape mobil dan voila, saya memperoleh ratusan lagu love songs di mobil saya.

Hari ini sangatlah panas, ketika saya menyetir di kemacetan siang hari, dari iPOD saya mengalun lagu Julian Lennon berjudul Saltwater. Saya ingat lagu ini pernah populer di Inggris pada sekitar tahun 90 awal, tapi memang kurang populer di Jakarta, karena album nya tidak beredar di Indonesia. Saya hanya mendengar sekali-sekali di radio. Waktu itu saya mendengar irama nya saja, tidak begitu memperhatikan lyric nya. Ternyata lagi macet, iseng2 saya dengar dan mendalami lyric nya. Tiba2 keluarlah air mata saya mendengar sajak lagu tsb. Benar2 saltwater wells in my eyes, heh heh.... Ternyata Julian Lennon sudah dewasa dalam membuat lagu dan sudah mirip bapak nya (John Lennon) dalam mendalami sebuah lagu. Saya harap semoga Julian Lennon bisa mengarang lagu yang lumayan mirip tema nya seperti lagu Saltwater. Lagu yang tergabung di dalam album Julian Lennon yang berjudul "Help Yourself" ini berhasil menempati urutan ke 6 Tangga Lagu UK dan urutan 1 tangga lagu Australia Tahun 1991. Yang membanggakan saya adalah tanggal rilis album tersebut bersamaan dengan ulang tahun saya yang ke 20.

Bagi anda yang sudah pernah mendengar dan mengetahui isi lyric lagu ini, anda adalah manusia yang beruntung, tapi bagi yang belum pernah mendengar atau mengetahui lyric nya, maka saya akan memuatnya disini, semoga anda bisa membaca dan mencamkan nya baik-baik


SALTWATER

We are a rock revolving
Around a golden sun
We are a billion children rolled into one
So when I hear about the hole in the sky
Saltwater wells in my eyes

We climb the highest mountain
We'll make the desert bloom
We're so ingenious we can walk to the moon
But when I hear of how the forrest have died
Saltwater wells in my eyes

I have lived for love
But now that's not enough
For the world I love is dying (And now I'm crying)
And time is not a friend (no friend of mine)
As friends we're out of time
And it's slowly passing by ....
right before our eyes

We light the deepest ocean
Send photographs of Mars
We're so enchanted my how clever we are
Why should one baby feel so hungry she cries
Saltwater wells in my eyes

I have lived for love
But now thats not enough
For the world I love is dying (and now Im crying)
And time is not a friend (no friend of mine)
As friends were out of time
And its slowly passing by...
Right before our eyes

We are a rock revolving
Around a golden sun
We are a billion children
Rolled into one
What will I think of me
The day that I die
Saltwater wells in my eyes....

Sunday, June 28, 2009

26-06-2009 : The Dead of The Legend

Seperti biasa sejak memasuki liburan sekolah saya memasukkan anak pertama saya kursus renang intensif 10x datang selama sebulan. Nah, karena waktu kursusnya juga antara pk 0900 – 1100 maka saya menyempatkan diri menunggui nya sambil melakukan beberapa pekerjaan di notebook saya. Kebetulan hari itu istri saya juga ikut menemani beserta anak ke 2 dan ke 3 yang belum saya masukkan kursus karena belum cukup umur.

Sedang asik2 nya surfing internet sambil kerja, tiba2 mata saya tertumbuk kepada berita mengenai meninggal nya King Of Pop Michael Jackson, kontan saya berseru kaget kepada istri saya “Eh, si Michael Jackson mati…” Istri saya juga langsung kaget sekali mendengar nya. Maklum lah, saya dan istri kan juga angkatannya si Michael Jackson ini waktu tahun 80-an. Langsung saya send message kepada seorang teman yang bermukin di USA, dan ia pun mengkonfirmasi meninggal nya bintang pop ini, malah sebelum nya ada 1 bintang film lagi yang meninggal yaitu Farrah Fawcett, ex bintang serial CHARLIE’S ANGELS tahun 70-an. Wah, sedih juga mendengar berita ini. 2 bintang sekaligus dalam 1 hari.

Untuk mengenang Michael Jackson maka saya akan mengulas dikit apa yang saya tau mengenai nya waktu jaman saya sekolah dulu. Saya mengenal Michael Jackson dari album Off The Wall nya karena kakak saya sering banget putar itu kaset di rumah. Setau saya album itu terbit di akhir 70-an atau awal 80-an. Tapi kesan saya paling mendalam kepada king of pop ini adalah ketika dia mengisi lagu Soundtrack film ET tahun 1982 yang berjudul “Somewhere in The Dark” saya ingat pada waktu itu Film ET tidak masuk ke Indonesia (entah kenapa) tapi berita nya menggaung kemana-mana, karena film ini berhasil menggusur Star Wars sebagai box office (sebelum abis itu dikalahkan Titanic). Nah, waktu itu saya ingat banget saya mencari kaset Soundtrack nya dan boneka ET nya kemana-mana, dan saya mendapatkan boneka ET nya (dengan ujung jari nya yang bisa menyala karena ditaruh lampu led merah, heh heh) di Chandra Building (maklum masih Glodog Minded). Soundtrack nya saya dapat di Gunung Agung. Waktu itu Toko Buku Gunung agung masih jualan kaset dan kasetnya masih bajakan.

Oh ya, Michael Jackson ini juga pernah menggaet Paul McCartney dengan 2 lagu terkenal nya yaitu The Girl is Mine dan Say,Say,Say yang waktu itu juga selalu diputar di rumah waktu saya SD mungkin sekitar th 1981 – 1983. Dia juga kadang tampil sebagai pengiring suara dalam beberapa lagu diantaranya di lagu Rockwell – Somebody Watching Me, itu lah hebatnya dia, walau dia sendiri sudah terkenal tapi kadang MJ bersedia mengisi sebagai pengiring lagu orang lain. Benar-2 penyanyi yang rendah hati.

Cengkeraman pengaruh Michael Jackson makin terasa di Album Thiller nya yang terbit sekitar th 1982 – 1983, waktu itu melejitkan lagu Thiller, Beat It, dan Billie Jean. Pada tahun2 itu saya juga sudah mulai beli kaset sendiri di pasar baru. Lagu Beat It benar-2 meresap di hati saya yg waktu itu masih ajdi ABG. Lalu gebrakan berikut nya dilakukan ketika si MJ ini bergabung dalam USA For Africa ikut mencipta dan menyanyikan bersama2 lagu We Are The World (April 1985) dengan penyanyi-2 USA yang terkenal-terkenal. Setelah terinspirasi dari Do They Know It’s Christmas nya kumpulan penyanyi Inggris yang dibuat desember 1984. Waktu itu saya ingat kaset ini ditujukan kepada anak2 kelaparan di Ethiopia, sampai kalau kita dulu berani makan gak dihabiskan, bakal diancam dikirim ke Ethiopia sama orang tua saya., hahaha…. Waktu itu saya gegap gempita sekali mencari video klip nya, gak kayak jaman sekarang tinggal ke youtube doang. Membeli kaset nya (masih bajakan), tapi di kaset tersebut sih tertera bahwa hasil penjualan nya juga akan dikirim ke USA for Africa (hmm.. harga kaset nya jadi mahalan dikit deh).

Sampai pada album-2 berikut nya yang menjadi fenomena. Si MJ ini selalu merebut perhatian dunia entertainment pada saat itu, misalnya Lagu Bad yang video klip nya cukup fenomenal, tapi lebih menjadi legenda adalah video Klip Lagu Black and White, yang sekarang idenya dipakai menjadi iklan salah satu bank di Indonesia (you know who…)

Bagaimana pun, Michael Jackson sudah banyak sekali menyumbang dunia seni terutama seni tarik suara dan seni lainnya. Dia akan menjadi salah satu artist yang selalu diingat seperti halnya Elvis Presley, John Lennon dll, terlebih lagi dia suka bergerak di dunia sosial. Selamat jalan Michael Jackson, semoga dunia selalu mengingat anda….

Friday, February 27, 2009

27-02-2009 : Mega Bazaar Computer dibuka, Trans Jakarta di coba

Pada suatu hari anak saya bertanya kepada saya. “Papa, kalau di toko lagi sepi, papa ngapain aja ? … “ Sebuah pertanyaan dari seorang anak SD yang cukup dalam. Saya tidak tau apakah ini pertanyaan titipan dari mama nya. Tapi saya sudah punya jawabannya, “Papa pergi nonton pameran untuk cari ide baru …”

Jadi lah saya hari Jum’at kemaren tgl 27 Februari 2009 nonton pameran Komputer Mega Bazaar dan FOCUS di JHCC Senayan. Sudah menjadi kebiasaan bagi saya untuk nonton pameran sendirian, tidak dengan kawan-kawan atau famili. Biasanya setiap orang ke pameran tujuannya beda-beda. Ada yang mau belanja, ada yang mau lihat-2 SPG nya dan kalau bisa kenalan dan tukeran nomor HP. Kalau saya sendiri hanya mau lihat2 perkembangan yang ada sekaligus melihat tata letak / interior pameran mereka yang kadang unik dan menarik. Siapa tau saya juga bisa dapat kolega baru yang menjanjikan. Oh ya, biasa saya juga gak lupa mampir makan di resto Nasi Goreng / Nasi Rames dalam gedung JHCC. Cukup mahal memang tapi gak tiap hari tidak mengapa.

Untuk ke JHCC Senayan saya sudah membiasakan diri tidak datang dengan mobil pribadi, maklum, kadang pergi nya gampang (karena pagi) tapi pulang nya macet. Maka saya biasa naik kendaraan umum terutama taxi yang saya call dari rumah. Tapi karena belakangan tarif taxi yang melambung, saya mulai mengurangi pemakaian taxi dan mengalihkan anggaran nya ke pos lain.

Jalur Transjakarta dekat rumah saya sudah dibuka minggu lalu. Kemacetan terjadi di mana-mana di jalanan yang di lintasi jalur Transjakarta. Saya yang sering liwat sana hanya berusaha menahan kesabaran yang terjadi di jalanan, bagi saya yang penting selamat sampai tujuan. Nah, pada kesempatan ini saya ingin juga menyicipi jalur transjakarta dengan maksud mengirit ongkos ke JHCC. Bagaimana caranya ?

Start dari rumah naik ojek langganan, saya minta diantar ke Halte Busway terdekat di rumah. Sudah lama saya gak naik ojek langganan saya ini padahal tiap hari dia setia berjaga di depan rumah saya. Maklum musim hujan, tentu saja saya juga gak mau sudah bayar kehujanan, pilihan konyol.

Sampai di halte Busway saya segera berjalan melaju ke dalam halte tersebut. Berbeda dengan halte di daerah Sudirman yang ber AC, halte Busway baru di tempat saya cukup dipersenjatai dengan kipas angin yang di gantung tinggi di pinggiran atas tembok, mungkin supaya terhindar dari pencurian. Ada satu hal lain juga yang terasa kurang, yaitu tidak ada nya alat pemadam kebakaran yang biasa tergantung di setiap halte busway. Hmm.. mungkin pada masa prihatin ini setiap penumpang diharap membawa alat pemadam masing-masing. Lama2 bawaan saya semakin banyak karena setiap masyarakat di Indonesia di harus kan swadaya dalam hidup nya.


Saya tadi nya lemes juga melihat sebuah busway baru saja melaju dari halte saya pas saya datang naik ojek. “Gila, gue mesti nunggu berapa lama lagi nih… L” , pikir saya. Ternyata gak terlalu lama sekitar 10 menit, bus Transjakarta berikut datang untuk menyambut saya. Wah, untunglah pikir saya. Di halte saya hanya sendirian, baru belakangan 3 menit terakhir ada seorang bapak-2 ikutan nimbrung dengan saya menunggu bus. Penjaga karcisnya pun terlihat putus asa melihat sepinya halte. Bisa dilihat dari gerakan bahasa tubuhnya yang terkesan sedikit depresi…, kadang nunggu sobek karcis sambil jongkok dan menunduk-nunduk….. saya pikir hanya di Jakarta saya bisa melihat petugas masuarakat bergaya begini, hah hah hah…. Maka saya ambil foto nya dari bangku tempat saya duduk di dalem halte busway (yang hanya tersedia untuk 4 pantat).

Begitu busway datang, pintu pun terbuka, lumayan, masih otomatis, yang jurusan ancol, sudah harus manual, bahkan saya pernah lihat ada yang pintu nya tidak bisa tertutup sama sekali. Maklum yang ini masih baru, coba nanti saya tinjau 3 bulan lagi, hhh…. Di dalam sudah cukup penuh, tapi yang berdiri masih sedikit. Maka sesuai peraturan tidak resmi, masuk bus / tempat umum, pakai ransel di balik ke depan. Maka saya pun memasang ransel saya di depan, seperti orang hamil. Tampak beberapa ibu-2 tersenyum lihat gaya saya (atau lihat saya yaa… mmmm…). Jadi saya berdiri saya di tempat favourite yaitu sebelah tiang Busway sambil berdiri, maklum, gengsi dong lelaki masih muda koq masak cari kursi, kalau ada yang kosong banyak sih boleh, Cuma mengikuti peraturan standar, dahulukan orang tua, wanita, dan anak-anak.

Busway melaju selama 20 menit ke ITC Permata Hijau, lumayan, kalau saya naik taxi Bluebird ke ITC Permata Hijau saya bisa kena 30 ribuan, dan sekarang saya tempuh hanya dengan rp 3.500 an. Turun di Permata Hijau, saya meneruskan ke JHCC dengan Taxi Jakarta Metro (yang memang taksi resmi ITC Permata Hijau) yang mash mengenakan tarif bawah. Sampai di JHCC rp 12.400, hhh…. Kalau saya naik taxi BB call dari rumah ke JHCC, saya bisa habis rp 55.000. Penghematan yang lumayan, cuma jadi rada menguras tenaga dan keringat. Biarlah, siapa tahu bisa jadi makin sehat, heh heh….

Masuk Mega Bazaar seperti biasa kita harus membayar HTM rp 5.000 / orang. Karena saya datang Hari Jum’at jam 11-an. Tentu saja keadaan pameran masih sangat sepi. Saking sepinya saya perhatikan para SPG sampai lupa untuk memberikan brosur ke saya, mungkin mereka pikir saya salah satu peserta pameran juga, mengingat saya datang dengan jaket hitam (jaket hujan) dan ransel besar (untuk di kantor). Walaupun kumis sudah tercukur rapih, tetap saja potongan saya mirip kurir Pizza Hut. Yah jelas bukan target SPG kali hhh….
Kali pameran Mega Bazaar terasa sepi pengunjung dan sepi peserta. Dilihat dari layout nya pun tidak seperti biasa nya. Banyak ruang kosong dan jadi tempat pengunjung dan peserta duduk-2 di lantai untuk ngobrol bahkan makan siang dengan besek nya. Saya kesana juga tumben, hanya 2 jam. Saya mencari beberapa produk apakah masih di ada stock nya di Jakarta, misalnya miniSDHC 4 GB, lalu melihat USB Flash titipan kawan, dan membeli beberapa majalah (edisi lama).

Belanjaan pertama saya justru di konter XL. Ternyata sekarang XL sudah menyediakan XL Prabayar dengan Internet Unlimited. Masalahnya fasilitas ini harus membeli nomor baru dan tidak bisa di bebankan ke nomor lama. Hmm.. Jadi terpaksa saya membeli nomor baru lagi dan akan mengorbankan nomor telkomsel saya, untuk dipasang di Smartphone saya. Harga nomor baru tersebut adalah rp 100.000 sudah termasuk pulsa. Jadi begitu mengaktifkan otomatis, sudah ada pulsa internet sepuas nya untuk 1 bulan dan rp 1000 pulsa bicara / sms. Uniknya nomor yang dijual ada lah nomor 10 digit. Tentu saja bikin beberapa HP lovers tertarik untuk mengkoleksi nya.

Belanjaan kedua saya adalah counter majalah HWM (HardWare Magazine). Majalah bulanan kelas Rp 34.500 an ini. Membandrol edisi-edisi lalu senilai rp 10.000 / edisi. Yah tentu saja saya mau, lumayan untuk baca2 di kantor dan mengikuti perkembangan tehnologi, saya beli edisi 2-3 bulan yang lalu toh, barangnya juga belum beredar di pasaran Indonesia. Jadi masih belum merasa ketinggalan dan mendapat harga murah adalah idaman setiap pencinta buku.

Setelah keliling ke berbagai tempat yang biasa saya kelilingi, saya pun akhirnya membelikan titipan seorang kawan yang menitip USB Flash 4 GB di sebuah Counter Kingston. Sudah selayaknya nanti Kingston memperoleh julukan raja memory, sebab dia selalu berani untuk menjadi pioneer bagi perkembangan memory. Bayangkan saya USB Flash memory 32 GB sudah muncul. Saya ingat jaman dahulu Hard Disk Computer pertama saya yang 5,25” sangat berat dan hanya berisi 30 Megabyte !!!, dan saya harus menabung gila-gilaan untuk memperoleh nya dengan harga Rp 500ribu .

Nah, selesai pameran, saat nya saya segera ke kantor untuk melaksanakan beberapa tugas saya diantaranya menggaji para pegawai saya yang selama ini saya anggap bekerja dengan baik.

Akhir kata, selamat menikmati pengalaman saya ini apa ada, semoga anda ter inspirasi sesuatu dan sudah ada jawaban apabila ditanya anak anda apa yang anda lakukan di waktu senggang….


Monday, January 5, 2009

05-01-2009 : Bluebird Woman ...

Mengawali jam kerja resmi tanggal 05 Januari 2009. Saya dari pagi sudah kecapaian mondar-mandir di daerah kompleks sendiri, ke kantor justru saya malah naik taxi, karena saya harus pulang pagian ke rumah dan saya gak siap nyetir siang-2.
Pk 1430 pun saya segera keluar kantor untuk pulang mencari taxi. Di deket kantor tuh paling jalan 100 meter sudah ada pangkalan Bluebird Taxi. Kalau jam segitu sih jangan dikata, ada kali 20 taxi berbaris di pinggiran.
Nah, saya sih gak milih2, ikut urutan aja taxi yang paling depan. Ternyata pengemudinya adalah perempuan, saya sih gak nanya siapa karena memang gak habit nanya2 privacy orang. Tapi saya pernah dengar bahwa supir taxi Bluebird yang perempuan biasa adalah ex pengemudi Transjakarta.
Nah, kelihatan dari potongannya, pengemudinya berusia sekitar 28 – 36 tahun. Dia bercerita bahwa di Transjakarta dia dapet bus yang automatic, jadi gak terasa berat. Pendapatannya bisa 2,4 juta. Tapi dibanding Bluebird masih besar di Bluebird, trus seperti kebiasaan bluebird maka ada sistem 2+1= 2 hari kerja + 1 hari libur, jadi tidak terasa berat. Terus ada sistem bonus di tiap tanggal 5, 15, dan 25.
Enak nya kalau yg setir perempuan, mobilnya banyak wangi-wangian, dan kesannya rapih. Dia cukup bawel juga tapi diam gitu melihat saya ketiduran di taxi. Gak tau apa in bawaan dari kecil saya suka ketiduran kalau di setirin mobil, kebiasaan itu tampaknya di turunkan ke anak pertama. Untung kalau nyetir gak pernah ketiduran, h h h .
Kekurangan dari Bluebird perempuan ini, dia rada gak tau jalan, maklum taunya Cuma jalur busway kelapa gading – senen, h h h …, jadi terpaksa saya bantu-bantu nunjukin jalan, sambil kalau di lurusan macet saya sempetin merem dan nikmatin di setirin, h h h ...

Wednesday, December 31, 2008

31-12-2008 : Catatan Akhir Tahun 2008 menuju ke 2009

Hari ini tanggal 31 Desember 2008, hari terakhir dalam tahun 2008 yang saya sebut sebagai tahun-2 seru. Pk 5 sore sayapun pulang dari kantor mengarungi perjalanan menuju rumah berkumpul dengan istri dan anak-2.

Melewati Jl. Gunung Sahari berbelok ke Ancol / Martadinata, melihat banyak orang2 tua dan muda bersiap ke Taman Impian Jaya Ancol untuk merayakan tahun baru yang dipusatkan disana. Saya senang sebab rasanya untuk pertama kalinya dalam tahun ini semua orang terlihat bergembira di jalanan, semua siap menyambut tahun baru dengan cara nya masing2, termasuk para karyawan saya yang saya pulangkan lebih pagi untuk lebih bisa bersiap-siap merayakan tahun baru. Semua orang yang saya temui, di jalanan, di motor, di mobil sampai mungkin yang di pesawat terbang. Semua tampak bersemangat menyambut tahun yang mungkin lebih penuh tantangan lagi.

Sebetulnya tahun 2008 ini banyak kejadian yang bisa membuat kita mengerenyitkan dahi dan mengundang minat orang banyak.

Awal tahun 2008 tentu saja waktu kita sedikit tersita dengan berita mengenai sakitnya Pak Harto yang berujung pada meninggalnya beliau. Saya gak peduli apakah dia dulu memang diktaktor atau gimana dia. Yang saya tahu dia adalah orang besar, disegani kawan maupun lawan. Dan setidak-tidaknya tidak ada siapapun yg pernah melempar sepatu kepadanya hhh. Waktu meninggal saja di layat oleh mantan kawan nya bahkan lawannya. Ironisnya pada waktu meninggalnya tanggal 28 januari 2008 saya sedang membeli notebook di Puri Mall, ketika pulang saya sudah ditelepon yang memberitakan beliau sudah berpulang. Tentu saja kita sebagai warganegara yg baik suka atau tidak suka harus menghormati mantan orang nomor satu ini pada waktu meninggalnya.

Peristiwa yang menyita banyak perhatian dunia sekali lagi tertuju kepada Piala Eropah 2008. Di maskoti oleh Trix dan Flix. Piala Eropah diadakan di Swiss dan Austria yang bergabung menjadi tuan rumah. Bukan negara jago sepakbola tentu saja kedua tim tuan rumah bukan kandidat juara. Siapa sangka kejuaraan Piala Eropah yang kali ini tidak menyertakan England dalam putaran finalnya dimenangkan oleh si spesialis perempat final SPANYOL (bukan Separo Nyolong, hh), ironisnya kali in Spanyol tidak diperkuat bintangnya Raul Gonzalez.

Hanya istirahat 1 bulan. Sebuah kejadian besar datang lagi. Tanggal 8 Agustus sebuah peristiwa besar dimulai yaitu Beijing Olympic. Dengan tema Beijing Huan Yin ni (Beijing Welcome to you). Perhelatan akbar yang cukup menarik perhatian hampir seluruh warga dunia diadakan. Yang tidak suka event olah raga cukup menonton pembukaan dan penutupan saja supaya gak ketinggalan gaul. Yang suka olah raga seperti saya sampai rela selama 12 hari pagi siang malam merekam hampir seluruh pertandingan dari cctv 1, cctv 2, cctv 5 dan cctv 7. Dengan kekuatan 2 pc yang menyala nonstop 24 jam selama 12 hari saya dengan asyiknya sampai sekarang menikmati sajian olah raga sebesar 500 gb HDD. Bagi sebagian orang mungkin tidak berarti, tapi bagi saya, olimpiade kali ini sama menariknya bagaikan olimpiade 1988 di Seoul lalu. Bisa ditonton siang hari dan banyak mencipta sejarah. Bolt, Yao Ming, Liu Xiang yang gagal lomba, Michael Phelps si autis yang mencetak prestasi fenomenal, sampai Lionel Messi yang dengan tekadnya yang besar ikut dalam kesebelasan Argentina memenangkan medali emas sepakbola untuk negaranya (padahal saya pendukung Brazil lho).

Ajang olympiade ini juga sekaligus kesempatan saya untuk mengajak anak saya menonton pertandingan olah raga macam2 sambil menyelipkan pelajaran sportivitas di dalamnya. Belajar untuk memenangi sesuatu memang penting, tapi bagi saya lebih penting untuk belajar menerima kekalahan dan memberi selamat kepada yang menang, tidak mudah untuk mempelajari hal seperti itu.

Peristiwa tahun ini yang cukup menjadi perhatian adalah bertumbangannya lembaga-lembaga finansial yang usianya sudah puluhan bahkan ratusan tahun. Hal ini tentu saja banyak menciptakan orang-2 miskin baru, yang efeknya cukup membuat saya khawatir. Dari hidup susah jadi hidup senang itu gampang, tapi dari hidup senang menjadi hidup susah itu betul-2 gak gampang. Hal ini bisa memicu efek kriminalitas kerah putih yang lebih banyak. Dan tentunya efek psikologisnya sangat sulit untuk dihilangkan. Semoga keadaan ini bisa pulih dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga tidak berefek kepada masyarakat yag lebih susah dibawahnya.

Peristiwa menarik sebagai penutup akhir tahun adalah kekaguman saya terhadap gaya berkelit George Bush waktu dilempar sepatu. Gak gampang untuk manusia umur 60 tahun untuk berkelit menghindari lemparan sepatu dari orang yang jauh lebih muda. Memang George Bush ini benar2 koboi asli Texas... hhh. Bagaimana pun salah atau tidak si Bush ini. Si wartawan Iraq itu tidak patut melempar sepatu kepadanya. Melempar sepatu kepada Presiden USA sama juga berarti menghina negara USA, apalagi kena benderanya. Untung saja rakyat USA bisa menahan diri, kalau saja mereka marah, ingat lho, tentara USA masih bercokol di Iraq dan bisa saja rakyat Iraq dibikin menderita, ga usah susah2, cukup kakinya ditembakin satu persatu supaya cacat. Baru tau dia.

Nah, fenomena tahun 2008 ini tiada lain adalah Blackberry. Sekarang dimana-mana orang make Blackberry. Saya sendiri saat ini masih belum tertarik makai Blackberry sebab softwarenya kebanyakan masih harus beli. Lagipula harganya masih belum reliable menurut saya. Tapi bagi yang sudah merasakan sensasi Blackberry ini tentu saja merasa beda. Saya sendiri masih lebih suka bermain-main dengan Windows Mobile Smartphone saya seperti tulisan yang saya buat ini diketik dengan Motorola q9h Windows Mobile Smartphone Edition dan MS Office for Smartphone. Tapi suka gak suka, Blackberry adalah fenomena di Indonesia Tahun 2008, walaupun sebetulnya sudah ada dari 8 tahun yang lalu. Baru kali ini namanya bergaung sangat-sangat kencang.

Akhir kata, Saya cuma berharap tahun 2009 nanti keadaannya tidak seburuk yg kita bayangkan. Anyway, Selamat Menempuh Tahun 2009. Semoga kita semua bisa meliwati tahun itu dengan baik, sama seperti kita sudah meliwati tahun 2008 ini.

Monday, November 24, 2008

22-11-2008 : Paramount Gading Serpong

Hari Sabtu ini saya di call kakak saya yang no1 . Dia mengajak saya untuk melihat daerah rumah yang baru di beli nya di Paramount Gading Serpong. Mumpung ada waktu saya pun ikutan kesana dengan menebeng mobilnya, karena kebetulan anak saya yg nomor 2 lagi sakit jadi istri saya memutuskan tidak mau pergi borongan.

Ternyata ke perumahan sana asyik juga, sebab ada tol langsung keluar Serpong yang menuju perumahan tersebut. Denger- denger perumahan ini di developeri oleh perusahaan dari Singapura, jadi saya pun berkesempatan untuk langsung melihat rumah nya yang sudah jadi dan yang masih dibangun.

Terletak di danau yang biasa menjadi situ penampungan air di daerah Serpong, tentunya keadaan perumahan ini tampak asri dan menawan. Tapi saya perhatikan kompleks nya terlalu kecil, dan minim fasilitas. Akan tetapi untuk orang yang mau beristirahat menghabiskan waktu santai, disini boleh dijadikan tempat pilihan.

Berikut saya sertakan foto rumah-rumah yang sedang dibangun maupun rumah2 yang sudah jadi di paramount gading serpong, selamat menikmati.

Saturday, November 22, 2008

10-11-2008 : Worm's Tragedy

Bulan November ini memang terasa sepi dunia usahanya. Maklum, mungkin terimbas krisis financial dan kenaikan rate US Dollar terhadap Rupiah yang cukup besar.

Seperti biasa kalau lagi sepi dan menjelang tutup kantor, saya mampir ke kios toko tas di Mangga Dua untuk mengobrol dengan teman-teman yang buka usaha di sana juga. Tujuannya kadang hanya sekadar silahturahmi, kadang cari informasi, kadang juga mendengar gosip di sekitar Mangga Dua.

Biasa kalau lagi ketemu jam yang tepat, maka kita orang ngumpul bisa sampai ber lima atau berenam, bahas dari yang paling serius sampai yang paling tidak serius, kadang-2 sih ditanya-tanya soal pribadi, saya jawab sekenanya saja sambil pelan-2 geser ke isyu yang lebih hot lagi, heh heh.

Di kelompok itu, tampaknya saya yang paling Junior. Yang paling tua adalah Oom Sukardi, umurnya 36 tahun lebih tua dari saya. Bayangin aja, si Oom ini sudah seumur saya sekarang waktu saya baru lahir, hahaha. Makanya saya panggil Azuk, dikit lagi dia seumur papa saya yang sudah 75 tahun tahun ini.

Dua lagi si Ko Wie Hok dan Cie Afen, suami istri pemilik toko tas. Potongannya umur 45 – 50an lah, anaknya sudah umur 20-an, Setau saya mereka alumni Anak Trisakti jaman baheula.

Satu lagi adalah Ci Afun, pemilik toko jam di depan. Umur sekitar 40-an lah, hahaha. Jadi paling mudah saya, dibawah 40 setakat ini.

Saya juga datang jarang-jarang. Kalau sempat saya liwat, kadang saya mau ke BCA harus jalan kaki meliwati toko tas itu. Kalau tidak juga saya gak maksa in, h h h, wong kerjaan saya kadang juga banyak bener. Tapi saya lihat toko ini lumayan strategis, karena terletak di pertigaan. Jadi kalau mau dapet publikasi dan promosi gratis untuk toko saya, ini toko yang cukup tepat heh heh heh, lagian pengaruh teman-2 kumpulan disana cukup besar. Kalau lagi ngumpul kadang ada beberapa pemilik toko ikut nimbrung juga, dan beberapa orang pengelola. Jadi kenalan bisa tambah banyak.

Suatu hari, seusai tutup toko, jam 6 sore saya mampir ke tempat itu. Karena untuk nunggu macet, juga untuk mencari informasi mengenai masalah salah ukur di dalam kios. Menunggu macet maksudnya disini adalah jam 1800 sore, kalau saya paksa pulang sekarang maka saya akan bermacet-macetan dan akhirnya sampai rumah pk 1930 an. Beda kalau saya berangkat pk 1930 maka saya akan sampai ke rumah pada pk 2000. Pulangnya lebih malam 30 menit tapi saya gak lebih capek.

Sesampai di toko tas (Yg gak ber nama ini). Ternyata sudah ngumpul tuh rame ngobrol-ngobrol, makaya saya pun langsung ikut nimbrung. Jam 1845 si Oom tiba-2 menahan saya dulu,
“Man, you jangan pulang dulu yah, saya mau pesan makan malam, you ikut sekalian yah”.
Wah, tadinya saya gak enak hati mau balik toko saja, tapi si oom mencegah,
“Jangan, ayu sekali-sekali ikut makan”
Ya, sudah.
Kita sebagai orang timur gak enak kalau terlalu kaku, maka saya setuju aja dah, lagian si oom ini biasa hobby nya mesen makanan yg gak berat-2 koq, juga gak terlalu mahal. Jadi saya pikir gak beban lah buat si oom yang sudah kaya pengalaman ini.

Pk 1900 makanan pesanan sudah tiba. Pesananannya semua harga Rp 11rb. Nasi bistik sapi, nasi pu yung hai, nasi bistik ayam, nasi ayam bakar, h h h . Masing-2 1 porsi, tapi makanannya di sharing, jadi sebetulnya di menu saya pilih nasi bistik sapi, ternyata saya juga bisa coba nasi bistik ayam, pu yung hai nya juga. Jadi saya gambarkan porsi kombinasi nya, nasi sepiring, pu yung hai sepiring ditambah 1 daun selada, 1 potong tomat dan 1 potong ketimun.

Nah, selesai nasi dan lauk habis, maka bagian terakhir pun mulai yaitu menghabiskan selada yang tersisa di piring, begitu si Ci Afun angkat selada nya, saya pun berteriak kaget … Hahahha. Ternyata d bawah selada nya ada cacing seanjang 3 cm sedang meliuk-liuk, memanjang dan melingkar. Woooaahh, untung nasi dan pu yung hai nya sudah habis kalau tidak hilang lah selera makan kami-kami ini, h h h.

Ahasil sebelum piring diambil, saya pun sempat mengabadikan sang cacing di piring kosong itu….
Sepertinya sampai saat ini geng nya si Oom gak pernah lagi mesen makanan di tempat sana, hahaha.....

Sunday, October 26, 2008

25-10-2008 : Pameran Filateli International


Sepulang dari reunian anak2 kuliah di Mangga Dua Square, ternyata hujan deras, maka saya memutuskan untuk bertahan dulu di Mangga Dua Square dan ke JITEC lantai 8 untuk meluangkan waktu menonton pameran Filateli International yang diadakan tanggal 23 - 28 Oktober 2008.
Ternyata pamerannya luas sekali, 1 jam saya disana belum semua saya lihat. Nanti rencananya hari Senin mendatang saya coba datang kesana lagi menyelesaikan pandangan mata saya.

Yang menarik di pameran ini adalah dipamerkannya mobil mantan presiden RI alm. Soeharto. BMW tahun 80-an ini dengan nomor polisi B 1771 LG kelihatannya penuh dengan tempelan perangko yang bergambar Pak Harto juga. Pernagko ini tampak nya jadi perangko yang umum kita gunakan pada masa tahun 80-an.
Tadinya saya gak percaya ketika dibilang itu mobil Pak Harto, ternyata di pojokan ada etalase yang menyimpan BPKB nya dan terlihat jelas bahwa pemilik mobil tsb adalah Soeharto, Presiden RI, ha ha ha .....

Demikian sekilas cerita dari saya, kalau anda penasaran, silahkan datang sendiri ke pameran, karena pameran ini banyak diikuti oleh sejumlah negara seperti misalnya tetangga kita Philipina, Malaysia, Kep. Salomon, Inggris, Romania, Venezuela dan beberapa negara lain yang saya tidak ingat untuk menyebutkannya.

Saturday, September 27, 2008

27-09-2008 : Fusionman

Hari ini saya baca berita sangat ramai membahas keberanian Yves Rossy, pilot asal Swiss yang sudah berumur 48 tahun menyeberangi English Channel dengan roket yang membawa 1 orang saja. Potongan roket ini mengingatkan saya sama sayap nya Buzz Lightyear di Toy Story.

Terobosan yang sangat baik ini memberikan harapan kepada manusia untuk bisa terbang, seorang diri menuju ke tempat yang disukai nya. Mungkin 20 - 30 tahun lagi kita akan melihat orang bepergian kemana-mana dengan menggunakan alat seperti ini, tidak perlu menggunakan mobil atau motor. Tapi yang harus dipikirkan ada lah saat untuk mulai take off dan landing nya, agar semua orang bisa menggunakannya.

Saya akan terus menunggu kesempatan waktu seperti ini, mungkin saya nanti memiliki kesempatan untuk mengendarai nya untuk pergi menengok anak-cucu, heh heh heh ...




Tuesday, September 23, 2008

23-09-2008 : Zakumi, Maskot Piala Dunia 2010

Mungkin anda semua sudah tau, bahwa Piala Dunia berikutnya akan diadakan Tahun 2010 di Afrika Selatan, sebuah negara yang sudah terbebas dari Aphateid dan terkenal dengan tambang intannya.

Baru-baru ini South Africa 2010 memperkenalkan maskot Piala Dunia yang dinama kan ZaKumi, dimana Za adalah panggilan Negara South Africa dan Kumi adalah sebutan angka 10 (sepuluh) mewakili 10 bahasa yang banyak digunakan oleh negara-negara di Benua Afrika.

Selamat Datang ZAKUMI ....

22-09-2008 : Uban dan Nintendo Wii


Hmmm... rasanya semenjak punya anak 3 saya gak punya waktu deh untuk memperhatikan diri saya sendiri. Sampai-sampai tak terasa uban numbuh di rambut sedikit demi sedikit bertambah. Itu saja yang memperhatikan dan nervous adalah istri saya, bukan saya sendiri. Padahal saya belum 40 sudah beruban. Banyak masalah ? Nggak juga, tapi mungkin kecintaan saya akan keluarga membuat saya melupakan kesenangan saya sendiri. Setiap hari yang saya hanya pikirkan ada lah pekerjaan dan kebutuhan keluarga. Bahkan untuk helo - helo dengan teman-teman pun rasanya sudah terbatas waktu nya. Sekarang kebanyakan teman2 lah yang mencari saya sedangkan saya sudah tidak ada waktu untuk mencari mereka.


Puncaknya pada hari ini istri saya tiba2 mengomel pagi-pagi, saya tidak tau mengapa, maka saya datang, saya lihat dia sambil sikat gigi komat-kamit gak keruan. Pikiran saya mungkin dia tertelan sesuatu, ternyata ada uban selembar di kepala nya, hahaha.... Saya saja ubannya mungkin sudah 100 - 200 lembar, sampai bulu hidung pun rasanya ada uban 2 lembar. Tapi mungkin bagi wanita adalah sebuah ancaman besar.


Mungkin karena selama ini kami berdua commit untuk mengurus 3 anak tanpa pengasuh. Jadi gak heran uban kami tumbuh dengan subur di kepala. Tapi kami puas karena bisa memperhatikan perkembangan anak sendiri dengan maksimal. Demikian juga pekerjaan, saya mengusahakan agar full mandiri tanpa terikat dengan keluarga, atau pun orang lain, supaya keturunan saya gak perlu berhutang budi dengan siapapun.


Tanggal 20-09-2008 lalu saya iseng mengajak istri saya bermain bulutangkis di Galaxy Sports Ancol. Sekalian memberikan pelatihan bulutangkis kepada anak saya yang masuk umur 7 tahun. Istri saya dulu pernah masuk (aku nya) klub bulutangkis di perusahaan ayahnya. Saya sendiri hanya senang main tepok sana sini saja, bahkan kadang dalam pikiran saya alangkah asyiknya kalau cock itu tidak jatuh ke lantai karena saya capek mungut nya. Ternyata setelah 11 tahun menikah dengan 3 anak kecil-kecil, kami melupakan kesenangan sendiri. Disini kami bisa mendapatkan kesenangan bersama, tertawa lepas sambil berolah raga. Sebelum nya pagi-pagi saya bersepeda bersama istri keliling kompleks perumahan setelah saya membonceng anak saya dengan sepeda ke tempat les nya dan ke dokter gigi langganan. Memang kadang rekreasi tidak perlu tempat yang mahal dan alat yg mahal. Sebab yang kita ambil adalah inti dari rekreasi itu sendiri yaitu kesenangan hati, bukan apa yang kita gunakan.


Sebelumnya lagi saya baru saja memperoleh Nintendo Wii dari kawan saya, yang saya bayari dengan harga yang reasonable, heh heh. Nintendo Wii Japan version itu saya upgrade menjadi US Version agar bisa membaca lebih banyak lagi macam games (bajakan). Mainnya pun santai, hanya saya gabungkan dengan PC di rumah yang sudah punya TV Tuner. Maklum di rumah saya TV kebanyakan dipakai untuk anak2 nonton film. Lagipula sengaja saya bikin untuk susah di nyalakan agar anak2 gak sebarang buka sendiri Wii tsb, karena hari biasa mereka harus belajar urusan sekolahan.


Setelah bermain bulutangkis saya ke kantor dan memburu games Wii agar saya bisa bermain bersama keluarga sekaligus menambah piranti rekreasi saya, yang selama ini sudah lama sekali saya lupakan.


Semoga jangan ada tambahan uban lagi di kepala saya, atau saya akan merasa makin bertambah tua, heh heh.....



Saturday, September 6, 2008

06-09-2008 : Beijing 2008 Paralympics

Karena sakit kepala yang sangat dan masuk angin maka saya pulang dari suatu tempat langsung tertidur, bangun-2 pk 2100 saya makan malam dan baru 15 meit kemudian saya menyempatkan diri baca koran Harian SuaraPembaruan yang terbit sore. Bolak-balik halaman, mata saya tertuju kepada suatu berita yang menunjukkan hari ini Beijing Paralympics dibuka dan pemerintah Beijing sanagat serius mengadakan event ini maka juga diadakan siaran langsung baik pembukaan, penutupan dan pertandingan. Langsung buru-buru saya menyalakan parabola saya yang menyiarkan TV RRC (CCTV), benar saja. Ternyata saya ketinggalan nonton upacara pembukaan Beijing Paralympics 2008. Pada waktu saya nonton sudah acara pengibaran bendera Paralympics, Tapi untung lah saya sempat menonton acara puncak yaitu upacara menyalakan obor Paralympics yang sangat dramatis, dimana dinyalakan oleh seorang atlet Paralympics China dengan cara mengangkat kursi roda nya dan obor Paralympics dengan seutas tali yang ditarik atlet tersebut. Benar-2 sangat dramatis karena dengan susah payah dia menarik kursi rodanya yang cukup berat. Dan sempat berhenti sebentar di tengah-tengah untuk mengambil napas. Sebelumnya obor ini juga dibawa seorang tunanetra wanita yang di tun tun se ekor anjing. Sangat menyentuh sekali.
Untuk Logo nya kali ini bukan lah Fu Wa lagi, melainkan Fu Niu Le Le yaitu berupa seekor kerbau, yang melambangkan kerja keras dan pantang menyerah.

Yang membuat saya kagum dengan Paralympics kali ini adalah perhatian yang besar pemerintah RRC terhadap event ini di perlihatkan dengan kehadiran Hu Jin Tao (Presiden RRC saat ini) di areal Bird Nest Stadium. Dan sekali lagi, pesta kembang api nan meriah. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah RRC sangat memiliki apresiasi kepada kaum cacad di negara nya. Semoga juga terjadi di negara kita juga tentu nya.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat kepada pemerintah RRC yang berhasil mengadakan Beijing 2008 Olympics dan Paralympics dengan baik dan penuh penghargaan kepada atlet-atlet peserta nya. Semoga saya juga dapat menyempatkan diri ikut menonton acara olah raga nya di Televisi.


Foto : Suasana Kembang Api pada Pembukaan Beijing Paralympics 2008

Friday, August 8, 2008

08-08-2008 : Beijing Olympics akhir nya dimulai

Pesta itu akhirnya dimulai....
Sebuah tanggal yang menarik dan dianggap keramat, walaupun sebetulnya tidak seindah yang kenyataannya, tapi memang tanggal ini unik, dan hanya akan terjadi lagi 1000 tahun mendatang.
Demikian pula dengan Pesta Olahraga Olimpiade di Beijing, China. Pesta ini sudah bagaikan ritual seribu tahun sekali. Memang menggugah. Kemampuan RRC menyimpan rahasia dimana tempat obor olympiade dan siapa penyulut obor nya benar-2 layak disebut sebagai negara Tirai Bambu.

Selamat kepada Negara RRC khusus nya Kota Beijing yang telah sukses menjalani upacara pembukaan Olympiade ke-29 yang begitu megah nya. Semoga semua nya berlangsung dengan lancar sampai selesai.

Wednesday, July 30, 2008

Beijing Olympic Exhibition




Sebuah Poster yg menggambarkan Yao Ming, atlit cabang Basket dari RRC
sedang membawa obor Olympiade



Selagi masih pagi dan masih sepi, Anak saya dipinjam
oleh Fotogafer menjadi model promosi foto Olympiade

Membaca iklan pengumuman Harian Kompas tgl 29 July 2008, maka saya mengajak keluarga saya untuk turut memeriahkan acara Beijing Olympic Exhibition ini. Kebetulan tanggal 30 July ini ada libur nasional jadi kami bisa jam 1030 berangkat menuju Pacific Place.

Sampai di Pacific Place Pk 1110, kami memutuskan melakukan pemanasan dengan mengisi perut di Kenny Rogers Roasted.

Setelah kenyang, anak-2 yang sudah gak sabaran segera menuju ke Beijing Olympic Exhibition untuk menonton pameran, melihat dan membeli merchandise, dan menonton acaranya. Sebetulnya saya tidak tau juga kapan acara hiburannya dimulai. Tapi tiba-2 Pk 1300 acara anak-2 dimulai, dari acara menari kungfu diikuti iringan lagu kungfu fighting dengan dukungan 3 badut panda (mungkin terinspirasi dengan kungfu panda), lalu acara menyanyi bersama, kebetulan anak saya yg duduk paling depan menonton acara itu juga ditarik ke panggung bersama dengan anak lainnya. Betapa gembiranya tentu anak saya.

Kegembiraan bertambah dengan dipilihnya anak saya sebagai model foto di studio foto Beijing Olympic Exhibition itu. Kebetulan anak saya datang memakai kaos Beijing2008 yang memang sudah dipakai dari rumah.

Acara utama nya ternyata berlangsung Pk 1600 dan itu pun akhirnya molor ke Pk 1700 karena menunggu boneka maskot 0lympiade yang konon dibawa dari Bandung.

Akhirnya jadilah saya yang terkatung-katung menunggu acara dan foto dengan maskot Olympiade yang berupa 5 mahluk kecil bernama Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying, dan Nini yang merupakan kepanjangan dari Beijing Huan Ying Ni (Beijing menyambut anda - Beijing Welcome to You).

Ditambah lagi dengan eksibisi foto mengenai stadion, keadaan kota Beijing, sampai prosesi perjalanan obor mengelilingi daratan RRC yang tentu saja sangat menggugah, sehingga ingin rasanya saya buru-2 tenggelam dalam acara pesta olah raga yang pasti akan berlangsung semarak ini. Masa bodo dengan kebijaksanaan politik RRC, yang penting pesta olah raga yang untuk kedua kalinya (selama saya hidup) berlangsung di benua asia ini berlangsung dengan lancar.

Pertama Kali saya dengan semangat nonton Olympiade via TVRI ketika berlangsung di Seoul, Korea Selatan, tepat 20 tahun yang lalu. Saat itu bintang yang bersinar diantaranys Carl Lewis, Ben Johnson (Lari 100m) dan Greg Louganis (Loncat Indah). Pada saat itu Kontingen Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah semenjak merdekanya memperoleh medali dari cabang olahraga memanah putri (kelompok). Saya tidak ingat nama mereka tapi saya ingat pelatihnya adalah Donald Pandiangan (alm). Dengan lagu nya Hand in Hand by Koreana, dan jangan lupa, si cantik Whitney Houston yang menyanyikan tembang One Moment in Time. Tak lupa juga waktu beli kasetnya masih berupa kaset bajakan, heh heh.

Saya harap Beijing2008 kali ini akan sama berhasilnya seperti Korea88 lalu. Selamat Sukses untuk tim panitia Beijing Olympic 2008.

Tuesday, July 22, 2008

IM2 Broom Internet Prabayar


Sudah 2-3 bulan ini saya senang menggunakan layanan internet IM2 dengan system prabayar maupun pasca bayar. Saya memakai ke dua nya karena yang prabayar digunakan untuk di kantor dengan tujuan membatasi penggunaan internet.

Oh ya, outlet saya juga sekarang menjual starter pack IM2 dan Voucher IM2 dengan segala pecahan dari Rp 50ribu, Rp 100ribu sampai Rp 150ribu. Saya menyediakan voucher IM2 ini sekalian untuk saya sendiri pakai mengingat daerah saya (mangga dua - gunung sahari ) sangat sulit untuk memperoleh voucher IM2 ini. Silahkan menghubungi 021-62312816 untuk keterangan dan cara pemakaiannya.


Thursday, June 19, 2008

19-06-2008 : Platbolic

Semenjak datang ke FKI, sekarang saya menambah lagi senjata untuk berinternet saya. Setelah beberapa waktu sebelum nya saya lebih suka menggunakan CBN-XL 3GZero sebagai senjata utama, sekarang saya mengambil paket ecofit IM2 juga seharga Rp 269.000 sebulan.

Tapi sepulang ke rumah, saya baru sadar, ternyata daerah saya ini tidak begitu ok untuk mengcover gelombang HSDPA nya IM2, kalau di tengah rumah hanya bisa memperoleh GPRS / EDGE saja (sinyal full). Kalaupun sedang beruntung, bisa memperoleh sinyal UMTS 1 bar.

Maka saya pun berpikir untuk mengikuti resep Bang Onno WE. Purbo nya mengenai wajanbolic. Tapi untuk buat begitu rasanya masih ribet koq yah. Saya harus beli macam2 lagipula cari solasiban aluminium pun sulit banget, dimana-mana gak jual.

Akhirnya denger kata aluminium, saya jadi ada ide. Saya punya mobil umurnya 10 tahun, tentu punya plat-plat hitam yg bekasnya (setiap 5 tahun ganti baru sekalian perpanjang STNK). Pelat itu terbuat dari aluminium, kenapa saya gak pakai saja ??

Akhirnya ide gila ini terlaksana juga. Anda bisa lihat fotonya. Saya tekuk pelat hitam itu dengan tangan agar membentuk lingkaran / silinder, lalu saya pakai plat ke dua untuk menjadi seperti wajan.

Alhasil lumayan juga gak sia-sia. Sekarang saya bisa surfing dengan IM2 dengan sinyal UMTS / HSDPA 2-3 bar. Kalau siang malah bisa 4. Terus sinyal stabil lagi gak sering mati sendiri.
Mudah2an ide saya ini berguna juga bari para pemakai koneksi HSDPA di tempat anda. Saya menamakan temuan saya ini adalah PLATBOLIC, heh heh

Oh ya, kecepatan saya lumayan meningkat dengan download 125 kb / detik.

Sunday, June 15, 2008

15-06-2008 : Hutan Kota Srengseng






Pada tanggal 15 Juni 2008, iseng-iseng saya mampir ke kawasan Hutan Srengseng di daerah Srengseng sana milik Departemen Kehutanan. Dengar namanya hutan kan sudah penasaran apakah benar2 seperti hutan atau gimana gitu.

Maka karena istri saya masih belum bisa keluar pasca melahirkan, saya nekad bawa anak saya 2 orang ke hutan itu untuk sekedar jalan-2 mumpung cuaca nya gak panas terik. Kawasan itu tampak nya menjadi kawasan konservasi dan menampung curahan air hujan daerah sana, wajar jika daerah sana gak pernah kebanjiran selama ini.

Begitu masuk kami ditarik ongkos Rp 500/orang. Hmmm…. Dimana lagi di Jakarta ada tempat yang tiket masuk nya hanya Rp 500 / orang, heh heh heh. Penjaganya juga ramah-ramah koq. Parkir mobil nya Rp 1.000 / sepuas nya.

Hanya memang tampaknya tempat nya (mungkin karena kategori hutan) dibiarkan seadanya. Cuma jalan-jalan di pelataran (jalanannya pakai con-blok) ditemani pohon-2 rindang dan tinggi di pinggir jalan memang asyik juga, selain untuk menyegarkan badan dan mata (setelah di kiri-kanan selalu kelihatan mall dan toko). Tempat ini juga santai banget. Tapi…. Yah ini lah. Banyak nyamuk nya. Jadi memang saya juga sudah menyiapkan krim anti nyamuk supaya gak terlalu ganas diserang sama mahluk kecil itu. Kebetulan anak lelaki saya tidak suka pergi ke Mall kecuali kalau diajak makan, dia lebih suka memandang alam sekitar dan pepohonan, beda lah sama anak perempuan saya yg memang sukanya cuci mata di toko (asal jangan cuci dompet aja, sehingga dompet nya tongpes melulu).

Tempat yang santai dan sepi ini tentu saja banyak dimanfaatkan oleh pasangan muda-mudi pacaran, biar sore-sore juga terus aja. Juga akhirnya seperti kebanyakan tempat santai di Jakarta, dipenuhi oleh pedagang asongan. Biar kata Hutan, tapi dalamnya ada tukang siomay, tukang the botol, dan efek nya adalah sampah bertebaran dimana-mana. Memang soal kebersihan dan ketertiban ini rakyat kita harus belajar banyak lah, kalau begini terus susah juga menggaet turis manca negara.

OK dah, sekian dulu laporan saya kali ini, saya meyertakan foto-2 keadaan hutan tsb, semoga anda bisa melihatnya sendiri dan datang kesana selagi ada waktu.



Wednesday, May 28, 2008

BLT Untuk Mahasiswa ???

Pada tanggal 27 Mei 2008, jam 10 malam, saya membaca berita di internet yang menyebutkan mahasiswa akan menerima juga paket BLT (Bantuan Langsung Tunai) sebesar Rp 500.000 per semester.

Saya ga tau siapa yg mengusulkan ide brilian ini (yg dengan maksud membungkam mahasiswa) cuma yang jelas ini adalah rencana yang cukup berbahaya secara jangka panjang, karena secara langsung mendidik mahasiswa untuk tidak hidup ulet. Apalagi kriteria personal yang memperolwh BLT tidak jelas, berprestasi atau tidak, malah jangan2 BLT itu dipakai hanya untuk hura-hura dan membungkam mahasiswa yg demo.

Saya pribadi lebih setuju uang Rp 200 milyar anggaran BLT mahasiswa dialokasikan untuk anak2 sekolah usia Sekolah Dasar yg dasarnya belum mampu mencari penghasilan untuk biaya sekolah. Kalaupun memang dipaksakan untuk mahasiswa lebih baik uang 500rb diberikan dalam bentuk sepeda, agar mereka kuliah bisa naik sepeda sehingga mengurangi konsumsi BBM dan mengurangi polusi, dan juga mulai sekarang belajar hidup sederhana.

Thursday, April 3, 2008

03-04-2008 : Nonton Three Kingdoms

Hari ini suasana sepi, baik di kantor, di toko maupun di tempat lainnya. Saya pun segera menyusun rencana untuk “sejenak” mengambil waktu untuk mampir ke bioskop menonton film yang baru mulai premiere hari ini yaitu “Three Kingdoms”.

Kalau kita baca dari judul nya saja, sudah bisa kita tebak, pasti ceritanya diambil dari Kisah Roman 3 negara. Yang dimaksud roman disini bukannya kisah percintaan, tapi kisah drama peperangan dan adu taktik dari 3 negara yang waktu itu sempat benar-benar pernah ada, dimana setelah keruntuhan dinasti Han maka negara terbelah 3 bagian menjadi negara Wu, Chu, dan Shu.


Karena kebetulan kisah 3 negara ini menjadi buku favorit saya sejak dahulu. Apalagi buku ini menjadi buku utama yang banyak dibaca para pemimpin modern, misalnya Pemimpin besar Mao Ze Dong yang suka membawa buku ini kemana-mana, terutama pada waktu jaman revolusi. Juga salah satu tokoh di buku ini menjadi idola saya yaitu Sang Penasehat Kon Ming, alias Zhu Ge Liang. Maka saya juga bela-bela in mampir ke bioskop untuk menyaksikan film ini. Saya sengaja tidak mau membaca sinopsis nya dahulu supaya terasa seru waktu menonton. Tentu nya saya juga menebak-nebak jadi apa Andy Lau disini.



Ternyata sang bintang utama Andy Lau berperan sebagai zhao Zi Long. Mula-mula saya sempat lupa siapa sih Zhao Zi Long ? Rasanya sering denger deh. Ternyata setelah menonton film nya saya sadar juga. Kalau dibuku Zhao Zi Long ini lebih akrab dipanggil Zhao Yun. Salah satu dari 5 jendral macan Negara Shu. Aksi paling heroik yang tak terlupakan ketika dia menyelamatkan anak dari Liu Bei sewaktu di pengungsian, bertempur sendiri melawan ratusan tentara Zhao Cao. Saat itu (menurut Buku The Romance of Three Kingdoms – Luo Guan Zhong), istri Liu Bei (dan istri ke 2 nya) memilih terjun ke sumur bunuh diri dari pada di tangkap oleh Tentara Zhao Cao, dan menitipkan sang putera mahkota kepada Jendral Zhaao Yun untuk diselamatkan segera dengan pertimbangan Jendral Zhao Yun akan lebih leluasa menyelamatkan 1 putera mahkota kabanding menyelamatkan 1 putra mahkota + 2 permaisuri.



Ada 1 bagian yang rasanya hilang dari film ini, yaitu kebiasaan Zhao Xi Long menggunakan pakaian perang berwarna putih. Dia hanya terlihat memakai jubah putih waktu diberi titah oleh Liu Bei menjadi jendral besar ke 5. Mungkin pemakaian baju perang yang “tidak putih” ini sebagai pertanda bahwa sebagian film ini bukan berdasar fakta sejarah, dan memang benar adanya. Film ini hanya mengambil sejumput cerita dari Romance Three Kingdom dan mengembangkannya menjadi cerita yang berdiri sendiri. Juga ada yang aneh dengan penokohan cucu Zhao Cao yaitu Zhao Ying, seperti nya tidak pernah saya mendengar ada jendral wanita di cerita Romance of Three KIngdom.

Saya sempat kagum dengan come back nya bintang-2 Lawas film Hongkong di film ini. Ada si Master Ti Lung yang kebagian peran menjadi Guan Yun Chang (Kwan Kong), terus ada Yuen Piao yang sudah lama sekali tidak terlihat di belantara film Hongkong, berperan menjadi salah satu Jendral Zhao Cao (lupa namanya, baca buku dulu yah nanti). Juga ada Samo Hung, yang menjadi “teman virtual” Zhao Yun. Dan beberap bintang lawas lainnya termasuk ex-F4, Vaness Wu yang kebagian peran 10 menit menjadi Guan Ping, anak Guan Yun Chang.


Bagaimanapun keluarnya fim ini patut kita hargai untuk mengingat kan generasi mendatang pentingnya sejarah masa lalu, agar jangan terulang pada masa kini dan masa mendatang. Tidak penting bagus tidak nya, akurat tidak nya, setidak nya akan membawa perdebatan positif di kalangan generasi muda saat ini.

Friday, March 14, 2008

14-03-2008 : Foto Kuntilanak


Kemarin malam saya mendapat berita dari seorang teman yang menceritakan bahwa seorang rekannya ketika sedang mengambil foto dengan ponsel nya (handphone) di sebuah hotel di daerah Pecenongan, ternyata di fotonya terselip gambar Kuntilanak (Istiah Malay nya Pontianak) sedang lewat.

Foto ini diambil tanggal 14-02-2008, dan karena orang kantoran maka hebohnya di sekitar kantornya saja. Mungkin sang kuntilanak sedang pulang sehabis ikut pesta Valentine. Foto ini bukan ditakuti malah menjadi bahan olok-olok di kantor.


Jaman sekarang yang namanya setan sudah tidak bisa hidup tenang di Jakarta. Sudah diuber-2 liwat beberapa acara tayangan televisi, masih kehidupannya difilmkan terus. Sekarang sedang lewat saja kena foto.