Tapi sepulang ke rumah, saya baru sadar, ternyata daerah saya ini tidak begitu ok untuk mengcover gelombang HSDPA nya IM2, kalau di tengah rumah hanya bisa memperoleh GPRS / EDGE saja (sinyal full). Kalaupun sedang beruntung, bisa memperoleh sinyal UMTS 1 bar.
Maka saya pun berpikir untuk mengikuti resep Bang Onno WE. Purbo nya mengenai wajanbolic. Tapi untuk buat begitu rasanya masih ribet koq yah. Saya harus beli macam2 lagipula cari solasiban aluminium pun sulit banget, dimana-mana gak jual.
Akhirnya denger kata aluminium, saya jadi ada ide. Saya punya mobil umurnya 10 tahun, tentu punya plat-plat hitam yg bekasnya (setiap 5 tahun ganti baru sekalian perpanjang STNK). Pelat itu terbuat dari aluminium, kenapa saya gak pakai saja ??
Akhirnya ide gila ini terlaksana juga. Anda bisa lihat fotonya. Saya tekuk pelat hitam itu dengan tangan agar membentuk lingkaran / silinder, lalu saya pakai plat ke dua untuk menjadi seperti wajan.
Alhasil lumayan juga gak sia-sia. Sekarang saya bisa surfing dengan IM2 dengan sinyal UMTS / HSDPA 2-3 bar. Kalau siang malah bisa 4. Terus sinyal stabil lagi gak sering mati sendiri.
Mudah2an ide saya ini berguna juga bari para pemakai koneksi HSDPA di tempat anda. Saya menamakan temuan saya ini adalah PLATBOLIC, heh heh
Oh ya, kecepatan saya lumayan meningkat dengan download 125 kb / detik.
3 comments:
artikel yang sangat bagus, saya sudah mencoba untuk modem IM2 saya..lumayan lebih stabil sekarang
mas karman yth
mo numpang nanya..
Platbolic yg anda bwt itu bener2 tediri dr 2 plat nomer & Cuma dibentuk sesimple itu aja? Apakah ada alat tambahan laen yg dipasang di platbolic?
Saya pake IM2 umlimitd 100rb per bulan,, (mulai pake bln desember).. awal pemakaian lancar2 saja,tp akhir2 ini lemot abiz koneksinya, bwt browsing aja lemotnya minta ampun..
Saya pake modem hwawe e220..
Melihat dari gambar mas, itu modem cm tinggal ditaruh di tengah2nya aja? Lalu ada posisi terbaik untuk penempatan platbolicnya? Semisal ditaruh di atas lemari / corong wajan bolic diarahkan ke BTS IM2 terdekat...
Mohon pencerahannya... Thx a lot..
Hmm, sepertinya memang harus dicari ketinggian yang senyaman mungkin. misalnya di titik yang sama mungkin sinyal terbaiknya juga pada ketinggian tertentu, prinsip nya sih dekat jendela, dan mengarah ke BYS. Memang pelat mobil dibuat silinder dengan maksud "menjebak" sinyal untuk tidak kemana-mana hanya di sekitar pelat mobil itu. Lalu di belakang nya anda bisa saja membuat penghalang se kreatif mungkin. Mas Onno memakai kuali penggorengan, tapi saya sih cukup pelat mobil lagi sebagai penutup kadang saya tekuk horisontal juga, bisa juga dengan media lain yang penting berbentuk logam aluminium. Semoga berguna, salam.
Post a Comment