Monday, January 5, 2009
05-01-2009 : Bluebird Woman ...
Pk 1430 pun saya segera keluar kantor untuk pulang mencari taxi. Di deket kantor tuh paling jalan 100 meter sudah ada pangkalan Bluebird Taxi. Kalau jam segitu sih jangan dikata, ada kali 20 taxi berbaris di pinggiran.
Nah, saya sih gak milih2, ikut urutan aja taxi yang paling depan. Ternyata pengemudinya adalah perempuan, saya sih gak nanya siapa karena memang gak habit nanya2 privacy orang. Tapi saya pernah dengar bahwa supir taxi Bluebird yang perempuan biasa adalah ex pengemudi Transjakarta.
Nah, kelihatan dari potongannya, pengemudinya berusia sekitar 28 – 36 tahun. Dia bercerita bahwa di Transjakarta dia dapet bus yang automatic, jadi gak terasa berat. Pendapatannya bisa 2,4 juta. Tapi dibanding Bluebird masih besar di Bluebird, trus seperti kebiasaan bluebird maka ada sistem 2+1= 2 hari kerja + 1 hari libur, jadi tidak terasa berat. Terus ada sistem bonus di tiap tanggal 5, 15, dan 25.
Enak nya kalau yg setir perempuan, mobilnya banyak wangi-wangian, dan kesannya rapih. Dia cukup bawel juga tapi diam gitu melihat saya ketiduran di taxi. Gak tau apa in bawaan dari kecil saya suka ketiduran kalau di setirin mobil, kebiasaan itu tampaknya di turunkan ke anak pertama. Untung kalau nyetir gak pernah ketiduran, h h h .
Kekurangan dari Bluebird perempuan ini, dia rada gak tau jalan, maklum taunya Cuma jalur busway kelapa gading – senen, h h h …, jadi terpaksa saya bantu-bantu nunjukin jalan, sambil kalau di lurusan macet saya sempetin merem dan nikmatin di setirin, h h h ...
Wednesday, December 31, 2008
31-12-2008 : Catatan Akhir Tahun 2008 menuju ke 2009
Melewati Jl. Gunung Sahari berbelok ke Ancol / Martadinata, melihat banyak orang2 tua dan muda bersiap ke Taman Impian Jaya Ancol untuk merayakan tahun baru yang dipusatkan disana. Saya senang sebab rasanya untuk pertama kalinya dalam tahun ini semua orang terlihat bergembira di jalanan, semua siap menyambut tahun baru dengan cara nya masing2, termasuk para karyawan saya yang saya pulangkan lebih pagi untuk lebih bisa bersiap-siap merayakan tahun baru. Semua orang yang saya temui, di jalanan, di motor, di mobil sampai mungkin yang di pesawat terbang. Semua tampak bersemangat menyambut tahun yang mungkin lebih penuh tantangan lagi.
Sebetulnya tahun 2008 ini banyak kejadian yang bisa membuat kita mengerenyitkan dahi dan mengundang minat orang banyak.
Awal tahun 2008 tentu saja waktu kita sedikit tersita dengan berita mengenai sakitnya Pak Harto yang berujung pada meninggalnya beliau. Saya gak peduli apakah dia dulu memang diktaktor atau gimana dia. Yang saya tahu dia adalah orang besar, disegani kawan maupun lawan. Dan setidak-tidaknya tidak ada siapapun yg pernah melempar sepatu kepadanya hhh. Waktu meninggal saja di layat oleh mantan kawan nya bahkan lawannya. Ironisnya pada waktu meninggalnya tanggal 28 januari 2008 saya sedang membeli notebook di Puri Mall, ketika pulang saya sudah ditelepon yang memberitakan beliau sudah berpulang. Tentu saja kita sebagai warganegara yg baik suka atau tidak suka harus menghormati mantan orang nomor satu ini pada waktu meninggalnya.
Peristiwa yang menyita banyak perhatian dunia sekali lagi tertuju kepada Piala Eropah 2008. Di maskoti oleh Trix dan Flix. Piala Eropah diadakan di Swiss dan Austria yang bergabung menjadi tuan rumah. Bukan negara jago sepakbola tentu saja kedua tim tuan rumah bukan kandidat juara. Siapa sangka kejuaraan Piala Eropah yang kali ini tidak menyertakan England dalam putaran finalnya dimenangkan oleh si spesialis perempat final SPANYOL (bukan Separo Nyolong, hh), ironisnya kali in Spanyol tidak diperkuat bintangnya Raul Gonzalez.
Hanya istirahat 1 bulan. Sebuah kejadian besar datang lagi. Tanggal 8 Agustus sebuah peristiwa besar dimulai yaitu Beijing Olympic. Dengan tema Beijing Huan Yin ni (Beijing Welcome to you). Perhelatan akbar yang cukup menarik perhatian hampir seluruh warga dunia diadakan. Yang tidak suka event olah raga cukup menonton pembukaan dan penutupan saja supaya gak ketinggalan gaul. Yang suka olah raga seperti saya sampai rela selama 12 hari pagi siang malam merekam hampir seluruh pertandingan dari cctv 1, cctv 2, cctv 5 dan cctv 7. Dengan kekuatan 2 pc yang menyala nonstop 24 jam selama 12 hari saya dengan asyiknya sampai sekarang menikmati sajian olah raga sebesar 500 gb HDD. Bagi sebagian orang mungkin tidak berarti, tapi bagi saya, olimpiade kali ini sama menariknya bagaikan olimpiade 1988 di Seoul lalu. Bisa ditonton siang hari dan banyak mencipta sejarah. Bolt, Yao Ming, Liu Xiang yang gagal lomba, Michael Phelps si autis yang mencetak prestasi fenomenal, sampai Lionel Messi yang dengan tekadnya yang besar ikut dalam kesebelasan Argentina memenangkan medali emas sepakbola untuk negaranya (padahal saya pendukung Brazil lho).
Ajang olympiade ini juga sekaligus kesempatan saya untuk mengajak anak saya menonton pertandingan olah raga macam2 sambil menyelipkan pelajaran sportivitas di dalamnya. Belajar untuk memenangi sesuatu memang penting, tapi bagi saya lebih penting untuk belajar menerima kekalahan dan memberi selamat kepada yang menang, tidak mudah untuk mempelajari hal seperti itu.
Peristiwa tahun ini yang cukup menjadi perhatian adalah bertumbangannya lembaga-lembaga finansial yang usianya sudah puluhan bahkan ratusan tahun. Hal ini tentu saja banyak menciptakan orang-2 miskin baru, yang efeknya cukup membuat saya khawatir. Dari hidup susah jadi hidup senang itu gampang, tapi dari hidup senang menjadi hidup susah itu betul-2 gak gampang. Hal ini bisa memicu efek kriminalitas kerah putih yang lebih banyak. Dan tentunya efek psikologisnya sangat sulit untuk dihilangkan. Semoga keadaan ini bisa pulih dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga tidak berefek kepada masyarakat yag lebih susah dibawahnya.
Peristiwa menarik sebagai penutup akhir tahun adalah kekaguman saya terhadap gaya berkelit George Bush waktu dilempar sepatu. Gak gampang untuk manusia umur 60 tahun untuk berkelit menghindari lemparan sepatu dari orang yang jauh lebih muda. Memang George Bush ini benar2 koboi asli Texas... hhh. Bagaimana pun salah atau tidak si Bush ini. Si wartawan Iraq itu tidak patut melempar sepatu kepadanya. Melempar sepatu kepada Presiden USA sama juga berarti menghina negara USA, apalagi kena benderanya. Untung saja rakyat USA bisa menahan diri, kalau saja mereka marah, ingat lho, tentara USA masih bercokol di Iraq dan bisa saja rakyat Iraq dibikin menderita, ga usah susah2, cukup kakinya ditembakin satu persatu supaya cacat. Baru tau dia.
Nah, fenomena tahun 2008 ini tiada lain adalah Blackberry. Sekarang dimana-mana orang make Blackberry. Saya sendiri saat ini masih belum tertarik makai Blackberry sebab softwarenya kebanyakan masih harus beli. Lagipula harganya masih belum reliable menurut saya. Tapi bagi yang sudah merasakan sensasi Blackberry ini tentu saja merasa beda. Saya sendiri masih lebih suka bermain-main dengan Windows Mobile Smartphone saya seperti tulisan yang saya buat ini diketik dengan Motorola q9h Windows Mobile Smartphone Edition dan MS Office for Smartphone. Tapi suka gak suka, Blackberry adalah fenomena di Indonesia Tahun 2008, walaupun sebetulnya sudah ada dari 8 tahun yang lalu. Baru kali ini namanya bergaung sangat-sangat kencang.
Akhir kata, Saya cuma berharap tahun 2009 nanti keadaannya tidak seburuk yg kita bayangkan. Anyway, Selamat Menempuh Tahun 2009. Semoga kita semua bisa meliwati tahun itu dengan baik, sama seperti kita sudah meliwati tahun 2008 ini.
Monday, November 24, 2008
22-11-2008 : Paramount Gading Serpong
Ternyata ke perumahan sana asyik juga, sebab ada tol langsung keluar Serpong yang menuju perumahan tersebut. Denger- denger perumahan ini di developeri oleh perusahaan dari Singapura, jadi saya pun berkesempatan untuk langsung melihat rumah nya yang sudah jadi dan yang masih dibangun.
Terletak di danau yang biasa menjadi situ penampungan air di daerah Serpong, tentunya keadaan perumahan ini tampak asri dan menawan. Tapi saya perhatikan kompleks nya terlalu kecil, dan minim fasilitas. Akan tetapi untuk orang yang mau beristirahat menghabiskan waktu santai, disini boleh dijadikan tempat pilihan.
Berikut saya sertakan foto rumah-rumah yang sedang dibangun maupun rumah2 yang sudah jadi di paramount gading serpong, selamat menikmati.
Saturday, November 22, 2008
10-11-2008 : Worm's Tragedy
Seperti biasa kalau lagi sepi dan menjelang tutup kantor, saya mampir ke kios toko tas di Mangga Dua untuk mengobrol dengan teman-teman yang buka usaha di sana juga. Tujuannya kadang hanya sekadar silahturahmi, kadang cari informasi, kadang juga mendengar gosip di sekitar Mangga Dua.
Biasa kalau lagi ketemu jam yang tepat, maka kita orang ngumpul bisa sampai ber lima atau berenam, bahas dari yang paling serius sampai yang paling tidak serius, kadang-2 sih ditanya-tanya soal pribadi, saya jawab sekenanya saja sambil pelan-2 geser ke isyu yang lebih hot lagi, heh heh.
Di kelompok itu, tampaknya saya yang paling Junior. Yang paling tua adalah Oom Sukardi, umurnya 36 tahun lebih tua dari saya. Bayangin aja, si Oom ini sudah seumur saya sekarang waktu saya baru lahir, hahaha. Makanya saya panggil Azuk, dikit lagi dia seumur papa saya yang sudah 75 tahun tahun ini.
Dua lagi si Ko Wie Hok dan Cie Afen, suami istri pemilik toko tas. Potongannya umur 45 – 50an lah, anaknya sudah umur 20-an, Setau saya mereka alumni Anak Trisakti jaman baheula.
Satu lagi adalah Ci Afun, pemilik toko jam di depan. Umur sekitar 40-an lah, hahaha. Jadi paling mudah saya, dibawah 40 setakat ini.
Saya juga datang jarang-jarang. Kalau sempat saya liwat, kadang saya mau ke BCA harus jalan kaki meliwati toko tas itu. Kalau tidak juga saya gak maksa in, h h h, wong kerjaan saya kadang juga banyak bener. Tapi saya lihat toko ini lumayan strategis, karena terletak di pertigaan. Jadi kalau mau dapet publikasi dan promosi gratis untuk toko saya, ini toko yang cukup tepat heh heh heh, lagian pengaruh teman-2 kumpulan disana cukup besar. Kalau lagi ngumpul kadang ada beberapa pemilik toko ikut nimbrung juga, dan beberapa orang pengelola. Jadi kenalan bisa tambah banyak.
Suatu hari, seusai tutup toko, jam 6 sore saya mampir ke tempat itu. Karena untuk nunggu macet, juga untuk mencari informasi mengenai masalah salah ukur di dalam kios. Menunggu macet maksudnya disini adalah jam 1800 sore, kalau saya paksa pulang sekarang maka saya akan bermacet-macetan dan akhirnya sampai rumah pk 1930 an. Beda kalau saya berangkat pk 1930 maka saya akan sampai ke rumah pada pk 2000. Pulangnya lebih malam 30 menit tapi saya gak lebih capek.
Sesampai di toko tas (Yg gak ber nama ini). Ternyata sudah ngumpul tuh rame ngobrol-ngobrol, makaya saya pun langsung ikut nimbrung. Jam 1845 si Oom tiba-2 menahan saya dulu,
“Man, you jangan pulang dulu yah, saya mau pesan makan malam, you ikut sekalian yah”.
Wah, tadinya saya gak enak hati mau balik toko saja, tapi si oom mencegah,
“Jangan, ayu sekali-sekali ikut makan”
Ya, sudah.
Kita sebagai orang timur gak enak kalau terlalu kaku, maka saya setuju aja dah, lagian si oom ini biasa hobby nya mesen makanan yg gak berat-2 koq, juga gak terlalu mahal. Jadi saya pikir gak beban lah buat si oom yang sudah kaya pengalaman ini.
Pk 1900 makanan pesanan sudah tiba. Pesananannya semua harga Rp 11rb. Nasi bistik sapi, nasi pu yung hai, nasi bistik ayam, nasi ayam bakar, h h h . Masing-2 1 porsi, tapi makanannya di sharing, jadi sebetulnya di menu saya pilih nasi bistik sapi, ternyata saya juga bisa coba nasi bistik ayam, pu yung hai nya juga. Jadi saya gambarkan porsi kombinasi nya, nasi sepiring, pu yung hai sepiring ditambah 1 daun selada, 1 potong tomat dan 1 potong ketimun.
Nah, selesai nasi dan lauk habis, maka bagian terakhir pun mulai yaitu menghabiskan selada yang tersisa di piring, begitu si Ci Afun angkat selada nya, saya pun berteriak kaget … Hahahha. Ternyata d bawah selada nya ada cacing seanjang 3 cm sedang meliuk-liuk, memanjang dan melingkar. Woooaahh, untung nasi dan pu yung hai nya sudah habis kalau tidak hilang lah selera makan kami-kami ini, h h h.
Ahasil sebelum piring diambil, saya pun sempat mengabadikan sang cacing di piring kosong itu….
Sepertinya sampai saat ini geng nya si Oom gak pernah lagi mesen makanan di tempat sana, hahaha.....
Sunday, October 26, 2008
25-10-2008 : Pameran Filateli International
Saturday, September 27, 2008
27-09-2008 : Fusionman
Hari ini saya baca berita sangat ramai membahas keberanian Yves Rossy, pilot asal Swiss yang sudah berumur 48 tahun menyeberangi English Channel dengan roket yang membawa 1 orang saja. Potongan roket ini mengingatkan saya sama sayap nya Buzz Lightyear di Toy Story.

Tuesday, September 23, 2008
23-09-2008 : Zakumi, Maskot Piala Dunia 2010
Mungkin anda semua sudah tau, bahwa Piala Dunia berikutnya akan diadakan Tahun 2010 di Afrika Selatan, sebuah negara yang sudah terbebas dari Aphateid dan terkenal dengan tambang intannya.Baru-baru ini South Africa 2010 memperkenalkan maskot Piala Dunia yang dinama kan ZaKumi, dimana Za adalah panggilan Negara South Africa dan Kumi adalah sebutan angka 10 (sepuluh) mewakili 10 bahasa yang banyak digunakan oleh negara-negara di Benua Afrika.
Selamat Datang ZAKUMI ....
22-09-2008 : Uban dan Nintendo Wii

Saturday, September 6, 2008
06-09-2008 : Beijing 2008 Paralympics
Karena sakit kepala yang sangat dan masuk angin maka saya pulang dari suatu tempat langsung tertidur, bangun-2 pk 2100 saya makan malam dan baru 15 meit kemudian saya menyempatkan diri baca koran Harian SuaraPembaruan yang terbit sore. Bolak-balik halaman, mata saya tertuju kepada suatu berita yang menunjukkan hari ini Beijing Paralympics dibuka dan pemerintah Beijing sanagat serius mengadakan event ini maka juga diadakan siaran langsung baik pembukaan, penutupan dan pertandingan. Langsung buru-buru saya menyalakan parabola saya yang menyiarkan TV RRC (CCTV), benar saja. Ternyata saya ketinggalan nonton upacara pembukaan Beijing Paralympics 2008. Pada waktu saya nonton sudah acara pengibaran bendera Paralympics, Tapi untung lah saya sempat menonton acara puncak yaitu upacara menyalakan obor Paralympics yang sangat dramatis, dimana dinyalakan oleh seorang atlet Paralympics China dengan cara mengangkat kursi roda nya dan obor Paralympics dengan seutas tali yang ditarik atlet tersebut. Benar-2 sangat dramatis karena dengan susah payah dia menarik kursi rodanya yang cukup berat. Dan sempat berhenti sebentar di tengah-tengah untuk mengambil napas. Sebelumnya obor ini juga dibawa seorang tunanetra wanita yang di tun tun se ekor anjing. Sangat menyentuh sekali.
Untuk Logo nya kali ini bukan lah Fu Wa lagi, melainkan Fu Niu Le Le yaitu berupa seekor kerbau, yang melambangkan kerja keras dan pantang menyerah.Yang membuat saya kagum dengan Paralympics kali ini adalah perhatian yang besar pemerintah RRC terhadap event ini di perlihatkan dengan kehadiran Hu Jin Tao (Presiden RRC saat ini) di areal Bird Nest Stadium. Dan sekali lagi, pesta kembang api nan meriah. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah RRC sangat memiliki apresiasi kepada kaum cacad di negara nya. Semoga juga terjadi di negara kita juga tentu nya.
Akhir kata, saya mengucapkan selamat kepada pemerintah RRC yang berhasil mengadakan Beijing 2008 Olympics dan Paralympics dengan baik dan penuh penghargaan kepada atlet-atlet peserta nya. Semoga saya juga dapat menyempatkan diri ikut menonton acara olah raga nya di Televisi.

Friday, August 8, 2008
08-08-2008 : Beijing Olympics akhir nya dimulai
Sebuah tanggal yang menarik dan dianggap keramat, walaupun sebetulnya tidak seindah yang kenyataannya, tapi memang tanggal ini unik, dan hanya akan terjadi lagi 1000 tahun mendatang.
Demikian pula dengan Pesta Olahraga Olimpiade di Beijing, China. Pesta ini sudah bagaikan ritual seribu tahun sekali. Memang menggugah. Kemampuan RRC menyimpan rahasia dimana tempat obor olympiade dan siapa penyulut obor nya benar-2 layak disebut sebagai negara Tirai Bambu.
Selamat kepada Negara RRC khusus nya Kota Beijing yang telah sukses menjalani upacara pembukaan Olympiade ke-29 yang begitu megah nya. Semoga semua nya berlangsung dengan lancar sampai selesai.
Wednesday, July 30, 2008
Beijing Olympic Exhibition

Sebuah Poster yg menggambarkan Yao Ming, atlit cabang Basket dari RRCsedang membawa obor Olympiade


Membaca iklan pengumuman Harian Kompas tgl 29 July 2008, maka saya mengajak keluarga saya untuk turut memeriahkan acara Beijing Olympic Exhibition ini. Kebetulan tanggal 30 July ini ada libur nasional jadi kami bisa jam 1030 berangkat menuju Pacific Place.
Sampai di Pacific Place Pk 1110, kami memutuskan melakukan pemanasan dengan mengisi perut di Kenny Rogers Roasted.
Setelah kenyang, anak-2 yang sudah gak sabaran segera menuju ke Beijing Olympic Exhibition untuk menonton pameran, melihat dan membeli merchandise, dan menonton acaranya. Sebetulnya saya tidak tau juga kapan acara hiburannya dimulai. Tapi tiba-2 Pk 1300 acara anak-2 dimulai, dari acara menari kungfu diikuti iringan lagu kungfu fighting dengan dukungan 3 badut panda (mungkin terinspirasi dengan kungfu panda), lalu acara menyanyi bersama, kebetulan anak saya yg duduk paling depan menonton acara itu juga ditarik ke panggung bersama dengan anak lainnya. Betapa gembiranya tentu anak saya.
Kegembiraan bertambah dengan dipilihnya anak saya sebagai model foto di studio foto Beijing Olympic Exhibition itu. Kebetulan anak saya datang memakai kaos Beijing2008 yang memang sudah dipakai dari rumah.
Acara utama nya ternyata berlangsung Pk 1600 dan itu pun akhirnya molor ke Pk 1700 karena menunggu boneka maskot 0lympiade yang konon dibawa dari Bandung.
Akhirnya jadilah saya yang terkatung-katung menunggu acara dan foto dengan maskot Olympiade yang berupa 5 mahluk kecil bernama Beibei, Jingjing, Huanhuan, Yingying, dan Nini yang merupakan kepanjangan dari Beijing Huan Ying Ni (Beijing menyambut anda - Beijing Welcome to You).
Ditambah lagi dengan eksibisi foto mengenai stadion, keadaan kota Beijing, sampai prosesi perjalanan obor mengelilingi daratan RRC yang tentu saja sangat menggugah, sehingga ingin rasanya saya buru-2 tenggelam dalam acara pesta olah raga yang pasti akan berlangsung semarak ini. Masa bodo dengan kebijaksanaan politik RRC, yang penting pesta olah raga yang untuk kedua kalinya (selama saya hidup) berlangsung di benua asia ini berlangsung dengan lancar.
Pertama Kali saya dengan semangat nonton Olympiade via TVRI ketika berlangsung di Seoul, Korea Selatan, tepat 20 tahun yang lalu. Saat itu bintang yang bersinar diantaranys Carl Lewis, Ben Johnson (Lari 100m) dan Greg Louganis (Loncat Indah). Pada saat itu Kontingen Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah semenjak merdekanya memperoleh medali dari cabang olahraga memanah putri (kelompok). Saya tidak ingat nama mereka tapi saya ingat pelatihnya adalah Donald Pandiangan (alm). Dengan lagu nya Hand in Hand by Koreana, dan jangan lupa, si cantik Whitney Houston yang menyanyikan tembang One Moment in Time. Tak lupa juga waktu beli kasetnya masih berupa kaset bajakan, heh heh.
Saya harap Beijing2008 kali ini akan sama berhasilnya seperti Korea88 lalu. Selamat Sukses untuk tim panitia Beijing Olympic 2008.
Tuesday, July 22, 2008
IM2 Broom Internet Prabayar

Oh ya, outlet saya juga sekarang menjual starter pack IM2 dan Voucher IM2 dengan segala pecahan dari Rp 50ribu, Rp 100ribu sampai Rp 150ribu. Saya menyediakan voucher IM2 ini sekalian untuk saya sendiri pakai mengingat daerah saya (mangga dua - gunung sahari ) sangat sulit untuk memperoleh voucher IM2 ini. Silahkan menghubungi 021-62312816 untuk keterangan dan cara pemakaiannya.
Thursday, June 19, 2008
19-06-2008 : Platbolic
Tapi sepulang ke rumah, saya baru sadar, ternyata daerah saya ini tidak begitu ok untuk mengcover gelombang HSDPA nya IM2, kalau di tengah rumah hanya bisa memperoleh GPRS / EDGE saja (sinyal full). Kalaupun sedang beruntung, bisa memperoleh sinyal UMTS 1 bar.
Maka saya pun berpikir untuk mengikuti resep Bang Onno WE. Purbo nya mengenai wajanbolic. Tapi untuk buat begitu rasanya masih ribet koq yah. Saya harus beli macam2 lagipula cari solasiban aluminium pun sulit banget, dimana-mana gak jual.
Akhirnya denger kata aluminium, saya jadi ada ide. Saya punya mobil umurnya 10 tahun, tentu punya plat-plat hitam yg bekasnya (setiap 5 tahun ganti baru sekalian perpanjang STNK). Pelat itu terbuat dari aluminium, kenapa saya gak pakai saja ??
Akhirnya ide gila ini terlaksana juga. Anda bisa lihat fotonya. Saya tekuk pelat hitam itu dengan tangan agar membentuk lingkaran / silinder, lalu saya pakai plat ke dua untuk menjadi seperti wajan.
Alhasil lumayan juga gak sia-sia. Sekarang saya bisa surfing dengan IM2 dengan sinyal UMTS / HSDPA 2-3 bar. Kalau siang malah bisa 4. Terus sinyal stabil lagi gak sering mati sendiri.
Mudah2an ide saya ini berguna juga bari para pemakai koneksi HSDPA di tempat anda. Saya menamakan temuan saya ini adalah PLATBOLIC, heh heh
Oh ya, kecepatan saya lumayan meningkat dengan download 125 kb / detik.
Sunday, June 15, 2008
15-06-2008 : Hutan Kota Srengseng
Maka karena istri saya masih belum bisa keluar pasca melahirkan, saya nekad bawa anak saya 2 orang ke hutan itu untuk sekedar jalan-2 mumpung cuaca nya gak panas terik. Kawasan itu tampak nya menjadi kawasan konservasi dan menampung curahan air hujan daerah sana, wajar jika daerah sana gak pernah kebanjiran selama ini.
Begitu masuk kami ditarik ongkos Rp 500/orang. Hmmm…. Dimana lagi di Jakarta ada tempat yang tiket masuk nya hanya Rp 500 / orang, heh heh heh. Penjaganya juga ramah-ramah koq. Parkir mobil nya Rp 1.000 / sepuas nya.
Hanya memang tampaknya tempat nya (mungkin karena kategori hutan) dibiarkan seadanya. Cuma jalan-jalan di pelataran (jalanannya pakai con-blok) ditemani pohon-2 rindang dan tinggi di pinggir jalan memang asyik juga, selain untuk menyegarkan badan dan mata (setelah di kiri-kanan selalu kelihatan mall dan toko). Tempat ini juga santai banget. Tapi…. Yah ini lah. Banyak nyamuk nya. Jadi memang saya juga sudah menyiapkan krim anti nyamuk supaya gak terlalu ganas diserang sama mahluk kecil itu. Kebetulan anak lelaki saya tidak suka pergi ke Mall kecuali kalau diajak makan, dia lebih suka memandang alam sekitar dan pepohonan, beda lah sama anak perempuan saya yg memang sukanya cuci mata di toko (asal jangan cuci dompet aja, sehingga dompet nya tongpes melulu).
Tempat yang santai dan sepi ini tentu saja banyak dimanfaatkan oleh pasangan muda-mudi pacaran, biar sore-sore juga terus aja. Juga akhirnya seperti kebanyakan tempat santai di Jakarta, dipenuhi oleh pedagang asongan. Biar kata Hutan, tapi dalamnya ada tukang siomay, tukang the botol, dan efek nya adalah sampah bertebaran dimana-mana. Memang soal kebersihan dan ketertiban ini rakyat kita harus belajar banyak lah, kalau begini terus susah juga menggaet turis manca negara.
OK dah, sekian dulu laporan saya kali ini, saya meyertakan foto-2 keadaan hutan tsb, semoga anda bisa melihatnya sendiri dan datang kesana selagi ada waktu.
Wednesday, May 28, 2008
BLT Untuk Mahasiswa ???
Saya ga tau siapa yg mengusulkan ide brilian ini (yg dengan maksud membungkam mahasiswa) cuma yang jelas ini adalah rencana yang cukup berbahaya secara jangka panjang, karena secara langsung mendidik mahasiswa untuk tidak hidup ulet. Apalagi kriteria personal yang memperolwh BLT tidak jelas, berprestasi atau tidak, malah jangan2 BLT itu dipakai hanya untuk hura-hura dan membungkam mahasiswa yg demo.
Saya pribadi lebih setuju uang Rp 200 milyar anggaran BLT mahasiswa dialokasikan untuk anak2 sekolah usia Sekolah Dasar yg dasarnya belum mampu mencari penghasilan untuk biaya sekolah. Kalaupun memang dipaksakan untuk mahasiswa lebih baik uang 500rb diberikan dalam bentuk sepeda, agar mereka kuliah bisa naik sepeda sehingga mengurangi konsumsi BBM dan mengurangi polusi, dan juga mulai sekarang belajar hidup sederhana.
Thursday, April 3, 2008
03-04-2008 : Nonton Three Kingdoms
Hari ini suasana sepi, baik di kantor, di toko maupun di tempat lainnya. Saya pun segera menyusun rencana untuk “sejenak” mengambil waktu untuk mampir ke bioskop menonton film yang baru mulai premiere hari ini yaitu “Three Kingdoms”.Kalau kita baca dari judul nya saja, sudah bisa kita tebak, pasti ceritanya diambil dari Kisah Roman 3 negara. Yang dimaksud roman disini bukannya kisah percintaan, tapi kisah drama peperangan dan adu taktik dari 3 negara yang waktu itu sempat benar-benar pernah ada, dimana setelah keruntuhan dinasti Han maka negara terbelah 3 bagian menjadi negara Wu, Chu, dan Shu.
Karena kebetulan kisah 3 negara ini menjadi buku favorit saya sejak dahulu. Apalagi buku ini menjadi buku utama yang banyak dibaca para pemimpin modern, misalnya Pemimpin besar Mao Ze Dong yang suka membawa buku ini kemana-mana, terutama pada waktu jaman revolusi. Juga salah satu tokoh di buku ini menjadi idola saya yaitu Sang Penasehat Kon Ming, alias Zhu Ge Liang. Maka saya juga bela-bela in mampir ke bioskop untuk menyaksikan film ini. Saya sengaja tidak mau membaca sinopsis nya dahulu supaya terasa seru waktu menonton. Tentu nya saya juga menebak-nebak jadi apa Andy Lau disini.
Ternyata sang bintang utama Andy Lau berperan sebagai zhao Zi Long. Mula-mula saya sempat lupa siapa sih Zhao Zi Long ? Rasanya sering denger deh. Ternyata setelah menonton film nya saya sadar juga. Kalau dibuku Zhao Zi Long ini lebih akrab dipanggil Zhao Yun. Salah satu dari 5 jendral macan Negara Shu. Aksi paling heroik yang tak terlupakan ketika dia menyelamatkan anak dari Liu Bei sewaktu di pengungsian, bertempur sendiri melawan ratusan tentara Zhao Cao. Saat itu (menurut Buku The Romance of Three Kingdoms – Luo Guan Zhong), istri Liu Bei (dan istri ke 2 nya) memilih terjun ke sumur bunuh diri dari pada di tangkap oleh Tentara Zhao Cao, dan menitipkan sang putera mahkota kepada Jendral Zhaao Yun untuk diselamatkan segera dengan pertimbangan Jendral Zhao Yun akan lebih leluasa menyelamatkan 1 putera mahkota kabanding menyelamatkan 1 putra mahkota + 2 permaisuri.
Ada 1 bagian yang rasanya hilang dari film ini, yaitu kebiasaan Zhao Xi Long menggunakan pakaian perang berwarna putih. Dia hanya terlihat memakai jubah putih waktu diberi titah oleh Liu Bei menjadi jendral besar ke 5. Mungkin pemakaian baju perang yang “tidak putih” ini sebagai pertanda bahwa sebagian film ini bukan berdasar fakta sejarah, dan memang benar adanya. Film ini hanya mengambil sejumput cerita dari Romance Three Kingdom dan mengembangkannya menjadi cerita yang berdiri sendiri. Juga ada yang aneh dengan penokohan cucu Zhao Cao yaitu Zhao Ying, seperti nya tidak pernah saya mendengar ada jendral wanita di cerita Romance of Three KIngdom.
Saya sempat kagum dengan come back nya bintang-2 Lawas film Hongkong di film ini. Ada si Master Ti Lung yang kebagian peran menjadi Guan Yun Chang (Kwan Kong), terus ada Yuen Piao yang sudah lama sekali tidak terlihat di belantara film Hongkong, berperan menjadi salah satu Jendral Zhao Cao (lupa namanya, baca buku dulu yah nanti). Juga ada Samo Hung, yang menjadi “teman virtual” Zhao Yun. Dan beberap bintang lawas lainnya termasuk ex-F4, Vaness Wu yang kebagian peran 10 menit menjadi Guan Ping, anak Guan Yun Chang.
Bagaimanapun keluarnya fim ini patut kita hargai untuk mengingat kan generasi mendatang pentingnya sejarah masa lalu, agar jangan terulang pada masa kini dan masa mendatang. Tidak penting bagus tidak nya, akurat tidak nya, setidak nya akan membawa perdebatan positif di kalangan generasi muda saat ini.
Friday, March 14, 2008
14-03-2008 : Foto Kuntilanak
.jpg)
Jaman sekarang yang namanya setan sudah tidak bisa hidup tenang di Jakarta. Sudah diuber-2 liwat beberapa acara tayangan televisi, masih kehidupannya difilmkan terus. Sekarang sedang lewat saja kena foto.
Wednesday, March 12, 2008
12-03-2008 : Mega Bazaar Computer
Setelah dari Pk 0700 saya mondar mandir menyetir mobil, maka untuk ke JHCC saya menyempatkan diri naik taxi. Sebab kepala saya sudah cuup penat untuk menyetir di kemacetan. Belum lagi sampai JHCC saya harus mencari parkir dan berjalan kaki cukup jauh, membuat saya mengambil taxi sebagai alternatif.
Hebat juga, begitu saya pulang Pk 1030, sebuah taxi sudah menunggu di depan rumah saya. Wah, 30 menit lebih pagi, manajemen Blue Bird Group ini lumayan juga, tapi karena saya memang janjinya pk 1100 maka saya belum sempat untuk membereskan tas pergi saya.
Pk 1055 baru saya sempat turun ke bawah untuk naik taxi. Saya hanya membawa sebuah ransel berisi pekerjaan kantor, kalau-kalau setelah pameran mungkin saya bisa mampir ke kantor, dan sebuah kantong plastik isi roti dan botol air mineral berjaga-jaga kalau di pameran saya kelaparan ataupun kehausan, tidak perlu keluar dari kompleks pameran.
Pk 1140 baru saya bisa mencapai JHCC. Turun dari taxi maka saya segera menelepon kawan-2 dan saya cukup terkejut, karena sekarang untuk nonton Mega Bazaar Computer harus bayar Rp 5000 / orang. JAdi mumpung sepi saya segera ke ticket booth untuk membeli tiket masuk.
Di dalam pameran perhatian saya pertama tertuju kepada stand HP yang memamerkan 2 produk terbarunya berupa iPAQ 112 dan 212. Keduanya bermuatan OS WindowsMobile 6.0, terbaru di kelasnya (konon Win 6.1 sudah muncul). iPAQ 112 ini berlayar 3,5” dengan resolusi 240x320 sedangkan type 212 walaupun lebih besar (LCD 4”) tapi beresolusi lebih tajam yaitu 480x640. Kelebihan 212 adalah tersedianya slot compact flash sedangkan untuk type 112 hanya miniSD. Kebetulan pameran yang kali ini disupport oleh http://www.tokopda.com/ ini saya bisa melakukan sedikit demo kedua PocketPC ini. Untuk Type 212 nya karena beresolusi tinggi tapi terlihat kecepatan graphic accelerator nya masih terasa kaku. Tapi ada semacam brightness sensor, dimana terang-gelapnya bisa diatur otomatis sesuai keadaan. Terlihat layar juga lebih soft, dan besar huruf nya bisa diatur. Tampilan keyboard juga lebih OK, tapi penggunaan Office Excel nya harus sedikit latihan, karena berbeda jauh sekali dengan WindowsMobile 2003 saya. Type 112 yang beresolusi lebih rendah tentu menghasilkan kecepatan di layar lebih baik dan lebih smooth. Kali ini setting memory tidak bisa dirubah antara memory system dan memory storage, sekali lagi berbeda dengan WM2003 saya (iPAQ hx4150). Tampaknya saya sudah jauh ketinggalan :-(
Dengan resolusi 4,8” dan berkekuatan MS WIndowsXP Home UMPC ini terlihat menarik, karena dengan layar mode wide, mampu menampilkan resolusi 1024x600 dengan baik dan tajam. Diperkuat dengan prosesor VIA 1,2 Ghz dan memory 512 mb atau 1 GB, Wibrain sanggup untuk dihubungkan dengan internet via USB (modem), Bluetooth, maupun WiFi. Tentunya dengan sistem Operasi XP Home, aplikasi office model Outlook, Excel apalagi Word, bisa berjalan dengan baik. Mungkin kekurangannya yangbisa dicatat disini adalah tongkrongannya yang harus dipegang dengan tangan, jadi tak mudah untuk ditaruh begitu saja di meja, karena bagian bawahnya berupa speaker dan lubang untuk mengeluarkan panas. MEngetiknya dengan tombol QWERTY kecil-2 disisi kiri dan kanan layar. Saya salut dengan Wibrain, berani melakukan terobosan dengan design yang cukup baik, semoga sukses yah WIbrain.
Saya juga sempat mampir ke stan Kohjinsha, dimana mereka mengutamakan produk seri SH nya di pameran. Karena mereka juga mengageni Archos, maka produk Archos juga banyak di stan tersebut. Saya rada kecewa karena mereka memang memamerkan Koleksi Kohjinsha nya, dengan brosur yang sedemikian lengkap. Tapi sama sekali tidak memamerkan Aksesoris nya. Padahal saya pikir kalau ada batere high capacity nya saja yang 5200 mAH, mungkin saya mempertimbangkan membawa pulang 1 unit untuk menggantikan batere saya yang 2600 mAH ini. Mereka hanya merujuk Cutting Edge (http://www.cuttingedge-id.com/) sebagai tempat untuk membeli Aksesoris. Ini pameran yang bersifat nasional, sebetulnya semua aksesories harus dipajang juga selayaknya HP, Acer, Axioo dan lain-lain.
Kalau kita cermat membaca brosur dari Cryptonix, maka kita juga akan melihat bahwa mereka juga akan meluncurkan UMPC nya minggu depan, walaupun spek pastinya tidak detail, saya bisa melihat mereka akan mengeluarkan dengan layar 4” dan OS WindowsCE. Tidak dijelaskan secara detail WindowsCE apa yang dimaksud. Tapi tampaknya era UMPC memang akan benar-2 tiba di tahun 2008 ini.
Untuk perangkat lain, saya lihat tidak ada perkembangan yang berarti, hanya saya mengamati, Axioo sedikit menurunkan harga di notebook type TVS nya, untuk warna tertentu harganya sudah dibawah 6 juta. Not bad untuk notebook dual core berlayar 12,1” WXGA dan 1 GB RAM. Tak lupa Fujitsu kali ini memamerkan juga UMPC nya yang bertype u810 dengan harga US$ 1.250. Layarnya 5,8” dengan berat 650gr dan keyboard yang sesuai dengan besar jari anda, kalau dilipat hanya sebesar dompet, sayang masih terasa tebal. Tapi layarnya memang benar-2 jernih. Maklum Fujitsu.Tampaknya kali ini apa yang saya bayangkan bisa jadi kenyataan, dimana nanti dimana-mana orang membawa PC nya masing-2, yang besar, yang kecil, yang PocketPC, apapun modelnya. Masalahnya apakah masyarakat kita sudah bisa menerima begini ? Mengingat pada beberapa kalangan The Haves, mereka lebih suka membawa PSP (Playstation Portable) atau Nintendo DS kemana-mana kebanding sebuah PC mini. Yang tua lebih suka bermain games dengan HP nya kebanding mencari informasi di PC. Manusia Indonesia masih lebih suka mencari informasi lewat rumpi daripada mencari informasi akurat, maklum, informasi rumpi bisa dilebih-lebihkan dan bisa diselipi gosip.
Pameran di Indonesia memang menjadi ajang belanja, bukan ajang pamer tehnologi bagi sebagian masyarakat kita.
Pk 1500 hari sudah mulai gelap karena mendung, saya sudah mulai khawatir mengingat saya tidak membawa kendaraan sendiri. Pk 1545 pun saya keluar dari pameran setelah berpisah dengan kawan-2 saya. Untung baru keluar gak sampai 2 menit sebuah Taxi Bluebird datang mengantar penumpang, saya langsung menghampiri taxi tersebut dan pulang tanpa ke kantor, karena cuaca sangat mengkhawatirkan. Demikian perjalanan saya menyaksikan Megabazaar Computer 2008.
NB : Saya tidak menyempatkan diri ke pameran FOCUS (Kamera) dan pameran alat musik, sebab saya sudah tidak ada waktu lagi, kalau besok-2 saya ada waktu dan ada yang ngajak lagi, mungkin saya akan mampir lagi kesana. Toh sampai tanggal 16 Maret 2008.
Sunday, March 2, 2008
02-03-2008 : Bukit Golf

Setelah berbenah dan berberesan rumah. Maka Pk 1330 barulah kami pergi berangkat ke daerah Pluit. Tampak jalan menuju kesana sudah rada rusak pasca banjir Bulan Februari 2008. Entah kapan diperbaiki, apalagi ada hal menarik, hampir semua lampu lalu lintas tidak menyala. Kalau tidak hari Minggu bisa dibayangkan macetnya seperti apa, maklum saya pernah kerja di daerah sana.
