Monday, September 3, 2007

02 September 2007

Hari ini adalah hari Minggu, semestinya menjadi hari yang menyenangkan, tapi kenyataannya saya kena sakit pilek, badan nya sangat dingin, anak perempuan dan anak lelaki saya kena batuk, tentu saja saya jadi sedih, rencana mau makan Ice Cream ke Outback malah jadi batal, sebel yah, hehehe. Terpaksa acara di tunda minggu depan. Semoga minggu depan semua sudah fit dan bisa makan ice cream favorit saya disana. Walaupun ice cream yang dipesan berupa ice cream ukuran anak kecil, cuma ukurannya sangat besar, kami makan berempat untuk menghabiskannya. Coba deh sekali-sekali, rasanya 1 porsi sekitar 30rb termasuk pajak lah. Sekalian sebetulnya saya tertarik untuk membeli PDA Keyboard Bluetooth. Sekarang saya menggunakan PDA Keyboard dengan menggunakan Infrared. Lumayan sih cukup sebetulnya, cuma posisi nya gak bisa fleksibel. Tadi sore saya tanya ke studioHP lagi ga ada stok (mereka ada nya merk OMIZ). Saya telepon ke C-Palm, eh, mereka ada merk Adapt. Jual Rp 800rb. Wuih, mahal juga yah. Dulu waktu beli keyboard Infrared ini harganya Rp 200rb saja koq. Jadi mikir-2 nih sekarang. Coba deh seminggu lagi pikir baik-2, jangan belanja terus lah ya. Nanti gak bisa bayar uang sekolah lagi.

Oh ya, tadi saya juga menyempatkan diri ke Mangga Dua Dusit dan Mangga Dua Mall. Jalan-2 doang sih cuci mata, gak belanja, cuma naik Mikrolet dengan Hanny dan pulang naik ojek sendirian. Keluar uang total Rp 10.000 saja, hahaha. Memang kalau awal bulan sebenernya saya paling malas belanja, sebab biasa sampai tanggal 10 pusat pertokoan pasti ramai dengan pengunjung, gak tau deh kalau masuk Bulan Puasa nanti.

Hari ini juga menjadi hari nya bakmi bagi saya. Sebab siang ini saya dibeliin istri bakmi Gajah Mada, malamnya sekali lagi dikasih makan Bakmi Gajah Mada. Wah, bisa sakit perut kalau seharian begini. Mungkin istri lagi malas masak kali, yah sudah lah. Amin saja. Cuma memang sudah lama sih saya gak makan Bakmi GM, belakangan 15 tahun terakhir kalau saya di Bakmi GM pesannya nasi sapi cah cabe. Saya ingat dulu waktu jaman SD Th 80-an Bakmi GM masih sedia nasi dan sayur a'la carte, seperti favorit saya kodok goreng, mun tahu dsb, entah mungkin karena selera pasar yang berkurang jadi Bakmi GM menghilangkan layanan tsb.

Dari kemarin sampai hari ini saya lagi getol latih anak saya mengoperasikan komputer. Di sekolahnya nanti akan dilatih Print Shop, cuma saya pikir rasanya itu guru terlalu serius. Saya mulai mengajarinya bukan dengan PrintShop tapi dengan Disney Print Studio, dalam hanya 1 jam anak saya sudah gak bisa lepas dari komputer karena sudah sibuk mencetak bermacam-2 motif, misalnya coloring book, calendar, dan Greetings Card. Kalau dia langsung dikasih PrintShop kasihan, terlalu formal. Sekarang sudah mulai belajar mengetik dengan MS Word di sekolahnya. Saya pikir untuk apa anak SD kelas 1 diajarin begituan...? Mau jadi sekretaris..? Kayknya belum pada tempatnya deh, apa jangan-2 nanti kelas 2 SD sudah disuruh bikin tesis lagi. Konyol yah. Jaman dulu waktu SD rasanya saya damai deh, memang kelas 1 SD sudah diajari Bahasa Inggris tapi tidak sekonyol sekarang yang sudah ada IPs dan IPA, what for..?? Bagi saya yang penting SD kelas 1 sudah bisa membaca dan menulis lancar. Matematika sudah bisa tambah dan kurang, SD kelas 1 akhir baru mulai diajari perkalian sederhana. Kelihatannya sekarang semua sekolah maunya instan, sampai guru kelas 1 SD pun kasih materi sekolah dalam bentuk fotocopy !! Mmm Interesting.

Guru sekarang juga sudah beda. Gak banyak ngajar, jadi masuk sekolah banyakin latihan saja. Kayaknya anak-2 sekarang disuruh belajar sendiri di rumah atau les deh. Sebab saya dengar ada beberapa orang tua mengeluh, jawabannya hanya 1 yaitu di les kan saja !!!

Tidak heran guru les anak saya juga mengakui mutu pendidikan dari tahun ke tahun makin jelek saja. Apalagi sekarang ada mata pelajaran Bahasa Mandarin, wah menurut saya sih anak kecil gak perlu lah belajar begitu-begitu. Kalau perlu belajar, gak perlu gak belajar. Yang penting Bahasa Inggris, kenapa ? Karena bahasa Inggris merupakan bahasa yang dipakai dimana-mana. Buku pun lebih banyak yang diterjemahkan ke dalam bahasa inggris bukan bahasa lain. Buku adalah sumber minat dan ilmu. Saya kasihan melihat anak saya baru masuk sekolah sudah langsung stress dan sekarang lebih banyak mukanya kecut kebanding gembira. Maka saya memaksakan diri meluangkan sisa waktu saya untuk bermain bersama anak-2. Walau hanya sejam tapi sangat berharga sekali. Kalau tidak kerjaannya belajar terus, belajar lagi, dan istirahat. Mereka lupa akan namanya layang-layang, mereka juga lupa akan kebersamaan, merujak bersama, bahkan makan 1 meja dengan keluarga. Malah saya lihat sehari-hari lebih sibuk dari saya yang kerja nya rada santai (karena sudah saya atur sedemikian rupa). Kasihan, kasihan, generasi ke belakang adalah generasi stress.......

Malam ini setelah menemani main anak lelaki saya yang kecil (lagi suka-suka nya main dengan saya, sebab bisa dibawa badung gak kayak mamanya yang kaku, hahaha) saya bersiap-siap untuk menonton terusan film yang berjudul "Nomad". Sebuah film yang menceritakan keadaan di Khazakstan beberapa abad yang lalu dengan salah satu pemerannya adalah Jason Scott Lee. Saya belum tahu banyak sejarah Khazakstan sepanjang yang saya tau mereka mempunya seorang pahlawan yang bernama Atilla, disebut-sebut sebagai Atilla The Hunt, dan konon sangat ditakuti oleh Pasukan Romawi, mungkin karena keganasannya berperang.

Sebetulnya cita-2 saya masih ada satu lag, yaitu ingin mendokumentasikan semua film perang yang saya miliki, dari jaman dahulu kala misalnya jaman Alexander The Great sampai jaman perang Irak. Masuk ke dalam 1 Hard Disk ukuran besar, taruhlah sekitar 500 GB, jadi kalau mau nonton lagi tinggal putar saja HDD tersebut. HDD kekeran saya adalah Mybook by Western Digital. Cuma mau belinya belum sempat, wong dokumentasi filmnya juga belum sempat. Yang sudah kesampaian baru dokumentasi kumpulan VCD Education model Discovery Channel dan National Geographics, lalu ada lagi beberapa cuplikan dari MetroTV misalnya War and Civilizaton, Biography dll. Cita-2 kedua yang sudah kesampaian adalah mendokumentasi kumpulan MP3 saya walaupun masih jauh dari sempurna, karena ada beberapa MP3 yang masih belum terkumpul dalam satu kelompok. Misalnya kumpulan Paul McCartney yang masih terpisah di beberapa directory. Kalau sudah kekumpul semuanya pasti cantik deh, mau denger lagu apa tinggal searching and copy ke memory SD Card untuk didengar dengan iPAQ saya. Sorry, I have no iPOD, I don't like it because it doesn't flexible.
Oh ya, mau lihat standing HP saya yg terakhir ? Kebetulan saya pencinta The Simpsons sebelum The Simpsons Movie datang. Saya penikmat The Simpsons semenjak dia main di RCTI belasan tahun yg silam. Setelah itu saya mengkoleksi DVD Originalnya untuk Season 1 dan 2, tapi sisanya saya beli bajakn deh, kantongnya gak kuat juga lama-2 kalau beli originalnya terus. Saya juga pencinta Futurama (juga karya Matt Groening), dengan karakter konyolnya si Bender, yang suka nyopet itu. Sayang sampai sekarang saya belum peroleh season 5 nya.

Kalau The Simpsons saya sukanya gaya sindirannya yang typical banget sama kehidupan sehari-hari, misal dalam The Simpsons Movie tampak masyarakat sangat masa bodo dengan isyu lingkungan, kasihan Green Day sampai kecebur di sungai waktu konser, karena disambiti penonton waktu ingin menyinggung soal Lingkungan, irosnisnya dalam masyarakat yang menyambit itu banyak guru-2nya Bart dan Lisa, misalnya sang kepala sekolah yang veteran Perang Vietnam itu dan Mrs. Krappabel.

Serial The Simpsons yang cocok ditonton anak-2 (juga anak-2 saya) hanya season 1-3, sisanya sebaiknya ditonton oleh orang dewasa atau minimal oleh anak diatas 13 tahun, sebab sudah menjurus ke masalah sosial kebanding masalah keluarga. Homer digambarkan makin hari makin dungu dan Bart yang semakin parah kelakuannya, apalagi semenjak Bart kenalan dengan 3 anak jalanan (sorry ya, saya rada lupa nama-namanya), yang kadang ngajak Bart nyopet di mini market nya Apu. Bahkan saya memperoleh serial The Simpsons (Never Seen On TV) dimana Homer dan Marge bugil berdua bahkan ML di taman ria !!!

Saya dan anak mempunyai kegemaran sama dalam menonton serial The Simpsons ini, yaitu selalu menunggu apa yang terjadi di setiap pembuka The Simpsons dimana mereka mulai berkumpul di Sofa untuk menonton TV, ada saja kejutan di dalamnya, misalnya Tiba-2 mereka menjadi monster atau kepala nya tertukar, atau lagi duduknya terbalik, kreatifitas yang cukup jenius. Belum lagi tulisan Bart di papan tulis pada awal pembukaan nya. Tulisannya konyol-2. Saya jadi ingat dulu waktu SD sering dihukum tulis di papan tulis seperti itu.

No comments: