Thursday, October 23, 2014

23-10-2014 : Kertas Koran


Setiap hari kerja biasa saya mengemudi sambil makan siang. Jadi tidak makan siang di rumah makan, atau tempat khusus, tapi saya beneran makan siang di kendaraan dan bawa dari rumah. Memang kebiasaan ini gak bisa hilang dari SD, demen bawa besek untuk makan siang. Bukan gak suka jajan, tapi karena memang suka saja makan di besek, biasa sore hari barulah saya mencari makanan di luar deket2 kantor. Nah, saya bukan mau bicarakan makanan nya, tapi saya akan kasih tips untuk penanganannya. Biasa tiap siang, sebelum berkendara, istri saya menyiapkan 2 besek bekas tempat es krim campina, yg pertama isinya adalah apel 2 butir yg dipotong2 dan yg ke dua adalah roti tawar isi selai buah sebanyak 3 roti. Biasa saya akan makan makanan ini selepas saya di jalan tol yg kadang macet. Perjalanan dari rumah ke tol makan waktu sekitar 25 menit. Dan saya suka makan apel dalam keadaan dingin. Nah disini tips nya. Untuk menjaga suhu apel supaya tetap dingin waktu dimakan, saya gak bawa cooler atau wadah khusus. Sekali lagi hanya di besek bekas es krim campina saja, bisa anda lihat sendiri di foto. Tapi untuk menjaga suhu itu saya menggunakan kertas koran. jadi besek ditaruh di kursi sebelah dengan ditutupi kertas koran. Niscaya suhu apel tidak akan berubah dalam waktu 2-3 jam sepanas apa pun keadaan di jalanan. Demikian juga roti tawar, biasa kalau kena ac akan mengeras, dan mengakibatkan permukaan kasar. Kalau ditutup koran tidak akan begitu. Entah kenapa sebabnya, secara fisika tidak mampu saya jelaskan disini, saya cuma kepikiran karena ingat teman bawa rendang ke luar negeri dibungkus pakai koran, dan lihat orang2 di jalanan tidur sambil beralas dan selimut koran, saya cuma pikir pastilah kertas koran adalah media pengatur suhu yg baik. Dan sekarang saya juga sering praktekkan apabila terpaksa tidur di kantor saya juga akan memakai koran sebagai selimut darurat saya. Semoga artikel ini berguna, salam.

No comments: