Saturday, February 2, 2008

02-02-2008 : Liputan Foto

Di tanggal yang bagus ini maka saya menyempatkan diri ke luar teras rumah untuk mengambil sedikit gambar.

Tidak seperti yang sudah-2, banjir kali ini pemandangannya lebih sepi daripada banjir tahun lalu, mungkin dikarenakan air naik mulai pk 0830 s/d 1100 berarti jam-jam segitu sudah banyak yang keluar untuk melakukan kegiatannya seperti bekerja maupun sekolah, jadi begitu dengar rumah nya banjir maka mereka sudah tidak pulang lagi ke rumahnya karena mau masuk pun tidak gampang. Misalnya orang tua saya yang pk 0700 sudah berangkat, akhirnya sekarang terpaksa menumpang di apartemen kakak saya karena mau kembali untuk ke rumah pun sudah tidak bisa karena banjir yang tinggi.
Gambar pertama adalah gambar klasik.dimana mungkin ingin buru-2 sebuah mobil langsung dijemput oleh mobil derek, tapi tampaknya sudah terlambat karena sudah terjebak banjir. Mobil dereknya jadi mogok sehingga baik mobil maupun dereknya sama-2 mogok.

Seorang bapak sedang kembali dari luar kompleks dengan menggunakan sepeda. Jangan kecele dengan rendahnya air banjir yang hanya setengah ban sepeda karena bapak ini sedang menggiring sepedanya diatas trotoar yang tingginya 30-40 cm dari jalanan.Genangan air yang cukup tinggi bagi anak-anak tanggung tidak disia-siakan yaitu dengan dijadikan areal bermain, misalnya dengan lempar-2an bola, kalau tidak bisa menangkap, silahkan mencari bola nya di kolong banjiran.
Jasa ekspedisi banjir pun mulai bermunculan, bagi yang tidak mau berbasah-basahan di air banjir. Bisa menuumpang di gerobak yang sudah dimodifikasi ini. Entah sekarang tarifnya berapa. Tahun lalu sih pulang pergi Rp 100rb-an.
Genangan air yang setia menutup jalan raya komplek rumah. Hanya kendaraan jenis mobil boks, atau jip yang dimodifikasi yang bisa meliwati jalur sedalam ini.



No comments: