Wah, hari ini benar-2 merepotkan. Bangun tidur kesiangan (maklum kan Hari Minggu) dan buru-2 mau pergi ke Mangga Dua Square (sudah janji dengan anak), tiba-2 istri mencium bau hangus di kamar, istri bertanya, koq bau angus sih komputer lu ?, Wah, gawat pikirku, mana ada data bulan Agustus ini yang belum di back up lagi, langkah pertama yg saya lakukan adalah memeriksa kipas Power Supply di belakang, betul saja, sudah mulai tercium bau hangus, tapi belum keluar asap, berarti belum terjadi koslet. Buru-2 saya putus aliran listrik, sudah gak mikir lagi deh komputer lagi kerja setengah convert Film High School Musical 2 untuk anak perempuan saya. Setelah itu saya gak berani power on lagi.Di Mangga Dua Square untung ada Toko Store 1st Computer Square yang menyediakan Casing Codegen SP yang memang jadi langganan saya.Casing ini memang bukan casing top, tapi menurut saya termasuk kelas menengah, yang saya suka, Codegen menyiapkan sparepart power supply untuk kelengkapannya. Saya pun memilih-2 Casing yang sesuai, saya tanya istri saya, suka nya yang mana, seperti biasa, istri langsung nyari yg harganya “menengah” juga nunjuknya yang 250rb, ini, ini, ini, ini….. katanya menunjuk beberapa. Tapi tampaknya suka dengan yang berwarna hitam dibalut garis merah. Kalau saya sih sebenernya suka yang PS 450w dan lebih besar dikit, memang sih harganya main di sekitar 350-400rb an. Coba dan pikir-2 akhirnya saya ambil yang tadi ditunjuk istri. Sebetulnya karyawan 1st Computer Square sudah menyarankan agar saya beli Power Supply saja tapi Saya gak pikir untuk beli Power Supply saja sebab takut size nya beda, pernah saya alami hal demikian, sehingga akhirnya ganti casing juga. Lagipula casing lama sudah 5 tahun dan sudah berdebu sekali dan ada beberapa bagian yang sudah patah / rontok.
Sepulang nya dari Mangga Dua jam 6 sore, kerjaan pertama saya adalah membongkar CPU lama untuk pindahan ke Casing baru, kalau mandi dulu nanti kotor lagi, sudah lah, mandi jam 9 malam saja. Problema pertama adalah, saya sudah lama gak bongkar pasang komputer 2-3 tahun terakhir, sebab memang sudah lama sekali gak beli komputer baru. Maka harus buka pelan-2 sambil hafalkan jalan kabel (komputer yg lama ini juga saya yg rakit sendiri). Ke dua adalah harus menyiapkan casing baru, bukan pekerjaan gampang pula, sebab casing searang kala kelas dibawah 500rb, mutu logam nya sudah nggak sebagus dulu. Mesti siapkan tang buaya (Long Nose Plier) untuk melepaskan bagian-2 yang tertutup. Jari tengah saya sampai berdarah, wah, setelah di plester, teruskan kerja lagi.
Setelah 1 jam-an, selesai lah proses untuk pemindahan CPU ini, yang lama itu sebetulnya cleanign service nya, karena saya membersihkan debu-2 dari sparepart lama, seperti HDD 80 Gb saya, Heatsink Prosesor, maka saya minta istri saya untuk merelakan kuas matanya 1 buah untuk saya, kuas mata ini sangat bagus untuk membersihkan debu-2 yang ada di dalam CPU. Ada beberapa juga komponen yang saya lepas tidak pakai lagi, seperti Floppy Disk Drive yang saya tidak pasang lagi di CPU, toh era sekarang semua sudah pakai USB Flash dan CD-ROM (Minimal). Data saya sudah gak ada yang di Disket, suka gak suka kita harus ikut perubahan yg ada, Notebook jaman sekarang pun sudah gak ada Floppy.
Begitu test, langsung jalan, syukur lah, gak ada komponen yang jebol gara-2 overheating CPU itu. Dulu beberapa tahun lalu saya pernah mengalami hal yang sama, sampai power supply berasap. Hasilnya CD-RW, Memory, Prosesor, SDRAM semua jebol. Maka ini adalah pengalaman ke-dua, jangan sampai berasap, hehehe….
No comments:
Post a Comment