Tuesday, October 23, 2012

23-10-2012 : Paper Craft ?

Istri saya punya kebiasaan mengkoleksi kotak kue yang didapat nya, baik dibeli atau mendapat kriiman kue dari orang lain. Tidak heran di dapur saya tebak pasti bertumpuk kardus2 kue yang indah-indah (kalau tumpuknya gak bener bakal jadi perumahan Taman Kecoak Indah ). Tapi untunglah saya jarang sekali ke dapur, sehingga gak pernah lihat tumpukan kardus kue di sekitar rumah (selain di dapur tentunya).

Tapi hari ini ada hal yang menarik, saya mendapati 1 kardus kue kosong di depan kamar tergeletak di buffet. Tanpa tuan dan tanpa tanda-tanda akan dikoleksi istri saya. Maka saya pun bertanya sesopan mungkin, ini kardus kue kepake gak ? Kagak... katanya, pakai aja kalau mau..... Naaah.... tergelitik lah saya untuk berkarya dari kardus kue Eaton itu. karena melihat lebar kardus ini gak beda jauh sama lebar HP saya :D .

Maka alat2 pun disiapkan di atas meja. Gunting , Double Tape, Silet .... dan seperangkat alat lain yang lebih mirip pekakas prakarya anak Sekolah Dasar. saya potong-potong.... gunting-gunting.... tempel-tempel ..... maka... jadi ah tempat HP bertumpuk yang mampu menyimpan 4 smartphone saya... , lumayan kan buat dibawa kemana-mana selagi kerja, supaya smartphone saya gak kebentur2 sama benda yang bisa bikin baret body smartphone seperti misalnya kunci, pulpen, gunting, gergaji... dll.

Walaupun warnanya pink tapi saya gak malu lah bawa2 wong temaptnya sederhana, bagus, dan eye catching gini, haha... Sekian cerita saya kali ini, semoga anda juga akan mendapat inspirasi jika melihat kardus nganggur di rumah.

 

 

 

 

Tuesday, October 16, 2012

16-10-2012 : DLNA di Kehidupan Saya

Apakah anda mengerti arti dan penggunaan DLNA ?

DLNA itu katanya Wiki sih kepanjangan dari Digital Living Network Alliance, soal DLNA itu apa silakan anda melihatnya sendiri di Wikipedia ya ... Saya sudah keliwat malas menjelaskannya lagi. Intinya saya dengan koneksi DLNA sekarang mampu menikmati file2 multimedia dengan HP (dalam hal ini SGS2 milik saya) ataupun Tablet (dalam hal ini iPad) yang datanya berada di .... Netbook / Notebook saya  :-D .

Lho... koq bisa ..?? Kata anak, istri, temen2, kerabat, dan mungkin anda2 sekalian.. Ya bisa aja, kali ini berkat koneksi DLNA ini, entah siapa yang ciptakan (baca wiki lagi sana). Yang pasti ipad saya yg cuma kapasitas 16 gb (dan sudah penuh hingga ga bisa masuk movie ataupun lagu sedikitpun) bisa saya pakai buat nonton puluhan film mp4 koleksi saya yang saya taruh di Notebook atau Handphone (SGS2).

Lha.... (tadi Lho..) caranya gimana dong...??  Nah anak2 ku, istri (bukan istri2 ku), teman2 ku sekalian... untuk gampangnya saya di notebook / netbook memakai os windows 7 (mungkin gak wajib tapi oke lah ini os paling umum). dan di ipad maupun di SGS2 menggunakan aplikasi ArkMC, sebab katanya Wiki : ArkMC is a certified* UPnP/DLNA® multimedia software application for iOS and Android devices that allows to easily access, stream, share, manage and enjoy personal multimedia content.
Naah , jadi jangan ditanya lagi ya alasannya kenapa saya makai ArkmC . Ntar malah jadi macam2 urusannya.

Jadi syaratnya gini, asal baik notebook, tablet , smartphone kita berada dalam satu jaringan wireless (misalnya menggunakan wireless router yang sama, atau menggunakan wireless router dari tethering smartphone anda) maka kita dapat melakukan koneksi DLNA secara bersamaan atau kalau dengan kondisi seperti saya boleh disebut Threesome.

Untuk di Notebook yang dalam hal ini sebagai gudangnya koleksi file multimedia saya. seperti nya juga harus menjalankan Windows Media Player 12 nya supaya bisa mengakses data dari smartphone saya ataupun bahkan dari notebook lain sesama windows 7, selama kita memperbolehkan data di windows kita untuk di shared. Saya sendiri menemukan secara gak sengaja waktu saya test ArkMC di Smartphone saya ternyata bisa men deteksi isi file multimedia notebook saya. 

Keuntungan dari koneksi DLNA ini adalah : saya gak perlu repot2 copy film baru yang masuk ke notebook saya, gitu ada film baru, langsung koneksikan ke smartphone / tablet, maka saya bisa langsung menikmati film tersebut via wifi. Memang akan memakan sedikit konsumsi batere, tapi saya pikir besaran konsumsi nya tidak terlalu signifikan. Nyatanya dengan New iPad saya masih bisa menonton 2 jam film dengan penurunan konsumsi baterai 10-15% saja (dengan kualitas suara unyu-unyu, alias gak maksimal).

Kadang di perjalanan saya juga suka mengkoneksi kan ipad saya ke sgs2 saya untuk menonton film atau video klip lagu. Nah, kalau video klip gimana dong enak nya supaya gak urutan lagu nya itu2 aja ? Kan bikin bosen, Kebetulan di Apps Store saya ketemu aplikasi gratisan namanya : Fusion Stream Smartstor dimana dengan aplikasi ini saya mampu memutar playlist berisi sekian video klip lalu saya random, atau bisa saya pilih option berulang2 atau diulang sekali, waah.. sudah kayak tape mobil beneran nih, kalau dipasang di mobil tentu nya.

Salah satu kendala dari koneksi DLNA ini justru terletak pada ke stabilannya. Saya masih merasa bahwa kalau terkoneksi dengan wifi router yang ada internet nya, koneksi kadang terjadi hang, masih 1 banding 10 sih kejadiannya, tapi masih cukup mengganggu dan membuat was was. Bukankah hidup ini lebih baik kalau tidak ada was was di sekitar kita ? :D

Oke sekian dulu ulasan dari saya mengenai koneksi DLNA ini. Ingat.... kalau mau tau DLNA itu jangan tanya saya.. tapi bertanya lah kepada Wikipedia atau Google apa itu DLNA.. ha ha ....

16-10-2012 : LAV di AMD

Mungkin hanya terjadi di netbook saya atau mungkin juga terjadi di netbook anda  semua yang memakai prosesor AMD. Saya mulai dari awal ya.

Akhir September 2012 ini saya iseng ajak keluarga ke Mall Taman Anggrek, kebetulan disana lagi ada pameran gadget. Bukan gadget mata saya tertuju, tapi saya tertarik untuk meng-upgrade netbook lama saya ke Sony Vaio E Series SVE11115EG dimana netbook ini selain memiliki design yang menarik juga di perkuat dengan prosesor netbook AMD ter baru di masa ini (AMD E2-1800 Accelerated Processor) dengan dukungan Chip Graphics nya yang lumayan  baru juga (AMD Radeon™ HD 7340 Graphics). Tentu saya di brosur nya dijanjikan mampu menonton film kualitas 1080p HD. (AMD E2-1800 Accelerated Processor brings smooth streaming video in 1080p HD, and running mainstream application quickly).

Untuk lengkap nya silahkan menengok ke web nya langsung di : http://www.sony.co.id/product/sve11115eg

ah, setelah mencoba2 langsung netbook itu di Taman Anggrek, Awal Oktober 2012 ini saya memberanikan membeli Netbook Sony tsb di toko langganan. Tentu saya juga sudah gak sabar  untuk mencoba nonton film 1080p HD nya dari netbook ini. Sebagaimana biasa saya menonton film HD di notebook selama ini menggunakan Media Player Classic nya KLCodec. Maka saya menginstallnya secara default.

Tapi apa daya, saya mencoba memutar film Jurassic Park 2 yang memiliki resolusi 1980 x 1080, hasil gambar nya patah2, tidak semulus yang saya bayangkan.  Sedangkan saya mendengar dari teman2 yang sudah memakai netbook AMD, untuk nonton film HD (entah yg kualitas nya gimana) mereka OK OK saja. Tentu saja hal ini cukup membuat saya cemas. Saya mencoba menelusuri ada kesalahan apa di netbook ini yang membuar alur gambar film kelas berat ini patah2. Pertama saya pikir netbook nya kurang mampu, tapi gak mungkin, kedua memory / OS, nah saya sudah memakai Windows 7 Home Basic Built In, dengan RAM 4 gb (sudah saya upgrade 2gb lagi seharga Rp 150rb). Saya mencoba player lain seperti di Windows Media Player Windows 7, ternyata nasib nya juga sama.

Akhirnya perhatian saya tertuju kepada codec nya. Karena dari tadi saya selalu menginstall dalam posisi default. Maka saya baca2 artikel di KLCodec. Ternyata untuk Prosesor AMD, sebaiknya mengaktifkan decoder LAV dimana seperti nya mensupport prosesor AMD terakhir ini. Jadi saya uninstall KLCodec, Install ulang, dengan mengaktifkan codec LAV nya dengan pilihan Hardware Decoder to use : DXVA2 (copy-back). Barulah film Jurrasic Park 2 saya bisa saya tonton dengan lancar.

Kira nya sekian ulasan saya kali ini. Sudah lama ya saya gak kirim artikel ke Blog ini, semoga artikel ini menjadi obat rindu anda kepada saya, ha ha ..