Apakah anda mengerti arti dan penggunaan DLNA ?
DLNA itu katanya Wiki sih kepanjangan dari Digital Living
Network Alliance, soal DLNA itu apa silakan anda melihatnya sendiri di Wikipedia
ya ... Saya sudah keliwat malas menjelaskannya lagi. Intinya saya dengan
koneksi DLNA sekarang mampu menikmati file2 multimedia dengan HP (dalam hal ini
SGS2 milik saya) ataupun Tablet (dalam hal ini iPad) yang datanya berada di
.... Netbook / Notebook saya :-D .
Lho... koq bisa ..?? Kata anak, istri, temen2, kerabat,
dan mungkin anda2 sekalian.. Ya bisa aja, kali ini berkat koneksi DLNA ini,
entah siapa yang ciptakan (baca wiki lagi sana). Yang pasti ipad saya yg cuma
kapasitas 16 gb (dan sudah penuh hingga ga bisa masuk movie ataupun lagu
sedikitpun) bisa saya pakai buat nonton puluhan film mp4 koleksi saya yang saya
taruh di Notebook atau Handphone (SGS2).
Lha.... (tadi Lho..) caranya gimana dong...?? Nah anak2 ku, istri (bukan istri2 ku), teman2
ku sekalian... untuk gampangnya saya di notebook / netbook memakai os windows 7
(mungkin gak wajib tapi oke lah ini os paling umum). dan di ipad maupun di SGS2
menggunakan aplikasi ArkMC, sebab katanya Wiki : ArkMC is a certified* UPnP/DLNA® multimedia software application for
iOS and Android devices that allows to easily access, stream, share, manage and
enjoy personal multimedia content.
Naah , jadi jangan ditanya lagi ya alasannya kenapa saya
makai ArkmC . Ntar malah jadi macam2 urusannya.
Jadi syaratnya gini, asal baik notebook, tablet ,
smartphone kita berada dalam satu jaringan wireless (misalnya menggunakan
wireless router yang sama, atau menggunakan wireless router dari tethering
smartphone anda) maka kita dapat melakukan koneksi DLNA secara bersamaan atau
kalau dengan kondisi seperti saya boleh disebut Threesome.
Untuk di Notebook yang dalam hal ini sebagai gudangnya
koleksi file multimedia saya. seperti nya juga harus menjalankan Windows Media
Player 12 nya supaya bisa mengakses data dari smartphone saya ataupun bahkan
dari notebook lain sesama windows 7, selama kita memperbolehkan data di windows
kita untuk di shared. Saya sendiri menemukan secara gak sengaja waktu saya test
ArkMC di Smartphone saya ternyata bisa men deteksi isi file multimedia notebook
saya.
Keuntungan dari koneksi DLNA ini adalah : saya gak perlu
repot2 copy film baru yang masuk ke notebook saya, gitu ada film baru, langsung
koneksikan ke smartphone / tablet, maka saya bisa langsung menikmati film
tersebut via wifi. Memang akan memakan sedikit konsumsi batere, tapi saya pikir
besaran konsumsi nya tidak terlalu signifikan. Nyatanya dengan New iPad saya
masih bisa menonton 2 jam film dengan penurunan konsumsi baterai 10-15% saja
(dengan kualitas suara unyu-unyu, alias gak maksimal).
Kadang di perjalanan saya juga suka mengkoneksi kan ipad
saya ke sgs2 saya untuk menonton film atau video klip lagu. Nah, kalau video
klip gimana dong enak nya supaya gak urutan lagu nya itu2 aja ? Kan bikin
bosen, Kebetulan di Apps Store saya ketemu aplikasi gratisan namanya : Fusion Stream Smartstor dimana dengan
aplikasi ini saya mampu memutar playlist berisi sekian video klip lalu saya
random, atau bisa saya pilih option berulang2 atau diulang sekali, waah.. sudah
kayak tape mobil beneran nih, kalau dipasang di mobil tentu nya.
Salah satu kendala dari koneksi DLNA ini justru terletak
pada ke stabilannya. Saya masih merasa bahwa kalau terkoneksi dengan wifi router
yang ada internet nya, koneksi kadang terjadi hang, masih 1 banding 10 sih
kejadiannya, tapi masih cukup mengganggu dan membuat was was. Bukankah hidup
ini lebih baik kalau tidak ada was was di sekitar kita ? :D
Oke sekian dulu ulasan dari saya mengenai koneksi DLNA
ini. Ingat.... kalau mau tau DLNA itu jangan tanya saya.. tapi bertanya lah
kepada Wikipedia atau Google apa itu DLNA.. ha ha ....