Wednesday, December 31, 2008

31-12-2008 : Catatan Akhir Tahun 2008 menuju ke 2009

Hari ini tanggal 31 Desember 2008, hari terakhir dalam tahun 2008 yang saya sebut sebagai tahun-2 seru. Pk 5 sore sayapun pulang dari kantor mengarungi perjalanan menuju rumah berkumpul dengan istri dan anak-2.

Melewati Jl. Gunung Sahari berbelok ke Ancol / Martadinata, melihat banyak orang2 tua dan muda bersiap ke Taman Impian Jaya Ancol untuk merayakan tahun baru yang dipusatkan disana. Saya senang sebab rasanya untuk pertama kalinya dalam tahun ini semua orang terlihat bergembira di jalanan, semua siap menyambut tahun baru dengan cara nya masing2, termasuk para karyawan saya yang saya pulangkan lebih pagi untuk lebih bisa bersiap-siap merayakan tahun baru. Semua orang yang saya temui, di jalanan, di motor, di mobil sampai mungkin yang di pesawat terbang. Semua tampak bersemangat menyambut tahun yang mungkin lebih penuh tantangan lagi.

Sebetulnya tahun 2008 ini banyak kejadian yang bisa membuat kita mengerenyitkan dahi dan mengundang minat orang banyak.

Awal tahun 2008 tentu saja waktu kita sedikit tersita dengan berita mengenai sakitnya Pak Harto yang berujung pada meninggalnya beliau. Saya gak peduli apakah dia dulu memang diktaktor atau gimana dia. Yang saya tahu dia adalah orang besar, disegani kawan maupun lawan. Dan setidak-tidaknya tidak ada siapapun yg pernah melempar sepatu kepadanya hhh. Waktu meninggal saja di layat oleh mantan kawan nya bahkan lawannya. Ironisnya pada waktu meninggalnya tanggal 28 januari 2008 saya sedang membeli notebook di Puri Mall, ketika pulang saya sudah ditelepon yang memberitakan beliau sudah berpulang. Tentu saja kita sebagai warganegara yg baik suka atau tidak suka harus menghormati mantan orang nomor satu ini pada waktu meninggalnya.

Peristiwa yang menyita banyak perhatian dunia sekali lagi tertuju kepada Piala Eropah 2008. Di maskoti oleh Trix dan Flix. Piala Eropah diadakan di Swiss dan Austria yang bergabung menjadi tuan rumah. Bukan negara jago sepakbola tentu saja kedua tim tuan rumah bukan kandidat juara. Siapa sangka kejuaraan Piala Eropah yang kali ini tidak menyertakan England dalam putaran finalnya dimenangkan oleh si spesialis perempat final SPANYOL (bukan Separo Nyolong, hh), ironisnya kali in Spanyol tidak diperkuat bintangnya Raul Gonzalez.

Hanya istirahat 1 bulan. Sebuah kejadian besar datang lagi. Tanggal 8 Agustus sebuah peristiwa besar dimulai yaitu Beijing Olympic. Dengan tema Beijing Huan Yin ni (Beijing Welcome to you). Perhelatan akbar yang cukup menarik perhatian hampir seluruh warga dunia diadakan. Yang tidak suka event olah raga cukup menonton pembukaan dan penutupan saja supaya gak ketinggalan gaul. Yang suka olah raga seperti saya sampai rela selama 12 hari pagi siang malam merekam hampir seluruh pertandingan dari cctv 1, cctv 2, cctv 5 dan cctv 7. Dengan kekuatan 2 pc yang menyala nonstop 24 jam selama 12 hari saya dengan asyiknya sampai sekarang menikmati sajian olah raga sebesar 500 gb HDD. Bagi sebagian orang mungkin tidak berarti, tapi bagi saya, olimpiade kali ini sama menariknya bagaikan olimpiade 1988 di Seoul lalu. Bisa ditonton siang hari dan banyak mencipta sejarah. Bolt, Yao Ming, Liu Xiang yang gagal lomba, Michael Phelps si autis yang mencetak prestasi fenomenal, sampai Lionel Messi yang dengan tekadnya yang besar ikut dalam kesebelasan Argentina memenangkan medali emas sepakbola untuk negaranya (padahal saya pendukung Brazil lho).

Ajang olympiade ini juga sekaligus kesempatan saya untuk mengajak anak saya menonton pertandingan olah raga macam2 sambil menyelipkan pelajaran sportivitas di dalamnya. Belajar untuk memenangi sesuatu memang penting, tapi bagi saya lebih penting untuk belajar menerima kekalahan dan memberi selamat kepada yang menang, tidak mudah untuk mempelajari hal seperti itu.

Peristiwa tahun ini yang cukup menjadi perhatian adalah bertumbangannya lembaga-lembaga finansial yang usianya sudah puluhan bahkan ratusan tahun. Hal ini tentu saja banyak menciptakan orang-2 miskin baru, yang efeknya cukup membuat saya khawatir. Dari hidup susah jadi hidup senang itu gampang, tapi dari hidup senang menjadi hidup susah itu betul-2 gak gampang. Hal ini bisa memicu efek kriminalitas kerah putih yang lebih banyak. Dan tentunya efek psikologisnya sangat sulit untuk dihilangkan. Semoga keadaan ini bisa pulih dalam waktu yang tidak terlalu lama sehingga tidak berefek kepada masyarakat yag lebih susah dibawahnya.

Peristiwa menarik sebagai penutup akhir tahun adalah kekaguman saya terhadap gaya berkelit George Bush waktu dilempar sepatu. Gak gampang untuk manusia umur 60 tahun untuk berkelit menghindari lemparan sepatu dari orang yang jauh lebih muda. Memang George Bush ini benar2 koboi asli Texas... hhh. Bagaimana pun salah atau tidak si Bush ini. Si wartawan Iraq itu tidak patut melempar sepatu kepadanya. Melempar sepatu kepada Presiden USA sama juga berarti menghina negara USA, apalagi kena benderanya. Untung saja rakyat USA bisa menahan diri, kalau saja mereka marah, ingat lho, tentara USA masih bercokol di Iraq dan bisa saja rakyat Iraq dibikin menderita, ga usah susah2, cukup kakinya ditembakin satu persatu supaya cacat. Baru tau dia.

Nah, fenomena tahun 2008 ini tiada lain adalah Blackberry. Sekarang dimana-mana orang make Blackberry. Saya sendiri saat ini masih belum tertarik makai Blackberry sebab softwarenya kebanyakan masih harus beli. Lagipula harganya masih belum reliable menurut saya. Tapi bagi yang sudah merasakan sensasi Blackberry ini tentu saja merasa beda. Saya sendiri masih lebih suka bermain-main dengan Windows Mobile Smartphone saya seperti tulisan yang saya buat ini diketik dengan Motorola q9h Windows Mobile Smartphone Edition dan MS Office for Smartphone. Tapi suka gak suka, Blackberry adalah fenomena di Indonesia Tahun 2008, walaupun sebetulnya sudah ada dari 8 tahun yang lalu. Baru kali ini namanya bergaung sangat-sangat kencang.

Akhir kata, Saya cuma berharap tahun 2009 nanti keadaannya tidak seburuk yg kita bayangkan. Anyway, Selamat Menempuh Tahun 2009. Semoga kita semua bisa meliwati tahun itu dengan baik, sama seperti kita sudah meliwati tahun 2008 ini.